Lampung Bangkit, Realisasi APBD Tertinggi Nasional

Suryani

Senin, 12 Mei 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi Universitas Lampung sekaligus Pengurus ISEI Lampung, Dr. Saring Suhendro, S.E., M.Si., Ak., CA., Foto: Ist.

Akademisi Universitas Lampung sekaligus Pengurus ISEI Lampung, Dr. Saring Suhendro, S.E., M.Si., Ak., CA., Foto: Ist.

Pemerintah Provinsi Lampung mencatat lompatan signifikan dalam realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Per 10 Mei 2025, realisasi pendapatan daerah mencapai 30,23 persen, sementara belanja daerah menembus 24,62 persen.

Bandar Lampung (Netizenku.com): Capaian ini tidak hanya melampaui rata-rata nasional, tetapi juga menjadi yang tertinggi bagi Lampung dalam lima tahun terakhir.

Padahal, tiga hari sebelumnya, data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 7 Mei 2025 masih menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan realisasi pendapatan terendah kedua secara nasional. Namun, percepatan fiskal yang dilakukan sepanjang Maret hingga April 2025 berhasil mendorong realisasi pendapatan naik lebih dari 21 poin persentase, dan belanja meningkat hampir 19 poin.

Baca Juga  292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akademisi Universitas Lampung sekaligus Pengurus ISEI Lampung, Dr. Saring Suhendro, S.E., M.Si., Ak., CA., menyebut capaian ini sebagai hasil dari fiscal shock response yang tepat dan terukur.

“Apa yang dilakukan Pemprov Lampung menunjukkan kapasitas fiskal yang responsif terhadap dinamika nasional. Ini bukan sekadar eksekusi cepat, tapi juga keberanian untuk berbenah secara sistematis,” ujar Dr. Saring, Senin (12/5/2025).

Baca Juga  BPBD Tangani Evakuasi Pohon Tumbang di Tanjung Karang Barat

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal merespons kritik dari pemerintah pusat dengan serangkaian langkah strategis, bukan pembelaan. Tiga strategi utama yang diambil meliputi:

  1. Penyelarasan penatausahaan kas dengan progres pembangunan nyata;
  2. Integrasi Dana BOS dan BLUD ke dalam sistem pelaporan daerah;
  3. Efisiensi perputaran kas agar langsung berdampak pada masyarakat.

Langkah-langkah ini sejalan dengan arahan Mendagri, Tito Karnavian bahwa belanja pemerintah harus menjadi penggerak ekonomi. Lampung menjawab tantangan itu dengan kerja konkret.

Baca Juga  LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi

“Pemerintah yang kuat bukan yang sempurna sejak awal, melainkan yang cepat belajar dan memperbaiki,” tambah Dr. Saring, yang menilai strategi fiskal Lampung sebagai bentuk fiscal leadership yang solutif dan berbasis data.

Dengan pencapaian ini, Provinsi Lampung tak lagi tertinggal. Justru kini menjadi rujukan nasional dalam percepatan belanja anggaran dan tata kelola fiskal yang adaptif. (*)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Kamis, 24 September 2026 - 18:58 WIB

Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional

Selasa, 22 September 2026 - 19:14 WIB

Sopir di Pringsewu Gelapkan Uang Setoran Penjualan Ayam Rp50,4 Juta

Senin, 21 September 2026 - 16:57 WIB

Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Berita Terbaru