Lagi, GAK Erupsi, Masyarakat-Wisatawan Dilarang Mendekat

Redaksi

Minggu, 19 Agustus 2018 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Anak Krakatau (Foto: Istimewa)

Gunung Anak Krakatau (Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com):  Untuk kesekian kalinya, Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami erupsi/letusan. Terakhir, erupsi terlihat pada pada Sabtu (18/8) petang.

Namun demikian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Badan Geologi yang merilis peristiwa erupsi tersebut mengatakan jika status gunung tersebut tetap level II atau waspada.

\”Telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung, pada tanggal 18 Agustus 2018 pukul 18.09 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 805 m di atas permukaan laut),\” bunyi informasi yang tertulis pada situs resmi Kementerian ESDM Badan Geologi, Minggu (19/8/2018).

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada situ tersebut juga diinformasikan bahwa asap hitam yang muncul akibat erupsi tersebut condong bergerak ke arah utara. Erupsi itu diketahui berlangsung sekitar dua menit.

\”Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 42 mm dan durasi ± 2 menit 33 detik,\” lanjut keterangan tersebut.

Baca Juga  Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

Mengingat statusnya yang berada pada tingkat waspada, ESDM Badan Geologi pun menghimbau agar masyarakat atau wisatawan tidak mendekat dalam jarak radius dua kilometer dari kawah.

\”Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada status level II (waspada) dengan rekomendasi: masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah,\” imbau pihak ESDM Badan Geologi. (*/dtc)

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 12 Okt 2026 - 20:50 WIB