Kunjungi Terminal LNG FSRU Lampung, Asosiasi Industri Jadi Saksi Penyaluran LNG

Leni Marlina

Jumat, 23 Agustus 2024 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung (Netizenku.com): Upaya pemenuhan kebutuhan gas bumi di Indonesia dilakukan secara berkelanjutan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Pasokan gas bumi konvensional melalui pipa dilengkapi penyediaannya lewat moda Compressed Natural Gas (CNG) serta Liquefied Natural Gas (LNG). Adanya infrastruktur jaringan gas bumi yang terintegrasi dapat menjawab tingginya permintaan dari berbagai sektor pengguna dengan tersedianya alokasi pasokan yang dapat dikonsumsi pasar domestik.

Dalam mengelola infrastruktur tersebut tentunya diperlukan suatu kompetensi dan proses yang sangat kompleks agar kenyamanan pelanggan selama 24 jam setiap harinya senantiasa terjaga dengan baik dan aman. Untuk memberikan pemahaman akan upaya PGN mengelola kehandalan pasokan serta layanan ke pelanggan, pada 20-21 Agustus 2024, PGN mengundang perwakilan asosiasi industri di Indonesia yang merupakan pelanggan aktif saat ini untuk berkunjung ke salah satu fasilitas beyond pipeline PGN.

Baca Juga  Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur

Para perwakilan forum industri dan asosiasi pelanggan ini diundang ke Terminal LNG Floating Storage Regasification Unit Lampung (FSRU Lampung) yang berlokasi di Laut Jawa dan melihat langsung proses ship-to-ship pemindahan komoditas LNG dari kapal pengirim ke FSRU Lampung yang berasal dari BP Tangguh dengan volume 132.709 m3 LNG. Selain itu para peserta juga melakukan duskusi terkait kegiatan pengoperasian FSRU serta mendapatkan edukasi terkait rantai bisnis LNG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun dalam kesempatan ini PGN mengundang pihak dari Forum Industri Pengguna Gas Bumi berbagai perwakilan dari:
1. Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia
2. Asosiasi Produsen Gelas Kaca Indonesia
3. Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia
4. Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia
5. Indonesia Rubber Glove Manufacturer Association
6. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia
7. Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia
8. Asosiasi Produsen Oleochemichal Indonesia
9. Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman

Baca Juga  Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan

Seluruh perkumpulan ini merupakan pemangku kepentingan yang mewakili berbagai sektor industri yang memanfaatkan gas bumi PGN dari dan pada kunjungan ini juga mengundang Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Banten.

“Kunjungan ini untuk mengenalkan proses bisnis usaha kami kepada para rekan pelanggan dan upaya PGN dalam mengedukasi kompleksitas peran PGN dalam menjalankan layanan serta senantiasa memberikan upaya terbaik dalam menjmain kehandalan menjalankan operasinya,” ujar Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini, (22/8/2024)

Selain itu kunjungan tersebut juga untuk membina komunikasi dan hubungan baik yang berkelanjutan antara PGN dengan para pelanggannya dalam melaksanakan komitmen bisnis yang telah berlangsung. Penyelenggaraan ini mendapatkan respon positif dari peserta yang menghadirinya.

Baca Juga  Tarif Tol Bakter Naik 120% Lebih, Mimpi Besar Negara yang Dibayar Publik

“Rangkaian acara yang bagus dan kunjungan FSRU Lampung PGN memberikan wawasan kepada konsumen mengenai pendistribusian LNG dari hulu,” ujar Rudy Ramadhan perwakilan Indonesia Rubber Glove Manufacturer Association.

Merupakan misi PGN untuk menyediakan energi berbasis gas yang memberi nilai tambah bagi seluruh pelanggan dan mengakselerasi transisi energi di Indonesia. Untuk itu partisipasi para pelanggan dalam bisnis kami merupakan andil besar yang dapat mendorong pertumbuhan PGN. Sehingga pada akhirnya seluruh sektor industri yang berada dalam rantai gas bumi dapat tumbuh bersama dan menyokong target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan banyak pihak. (Rls)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:45 WIB

DPRD Lampung Dukung Kehadiran Taksi Listrik

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:45 WIB

Pemprov Lampung Gandeng Investor Hadirkan Taksi Listrik Ramah Lingkungan

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:28 WIB

DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:24 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Senin, 12 Januari 2026 - 16:57 WIB

Warga Way Dadi Desak Penyelesaian Lahan dalam RDP DPRD Lampung

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:52 WIB

KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:42 WIB

Wagub Jihan Apresiasi Penggalangan Bumbung Kemanusiaan Pramuka Lampung

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Dukung Kehadiran Taksi Listrik

Rabu, 14 Jan 2026 - 12:45 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:24 WIB