KTPH Lampung akan Lakukan Stabilitas Harga Jagung

Redaksi

Selasa, 10 Januari 2023 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (KPTPH) Provinsi Lampung akan melakukan stabilisasi harga jagung. Hal tersebut dilakukan untuk mendorong petani dalam memproduksi jagung.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (KPTPH), Kusnardi, mengatakan kenaikan harga jagung membuat petani enggan menanam komoditi jagung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Artinyakan petani tidak harus disuruh-suruh lagi untuk menanam jagung. Tinggal kita lakukan stabilisasi harga jagung,” ujarnya saat ditanyai, Selasa (10/1).

 

Menurutnya, berkaca pada tahun lalu ketika harga jagung sedang tinggi petani jagung banyak yang melakukan penanaman terhadap komoditi jagung.

 

“Kita lihat pengalaman tahun lalu bahwa kalo jagung harganya bagus. Comberan-comberanpun ditanam sama petani dan mereka juga menanam jagung berkualitas yang potensi produksinya tinggi,” terangnya.

Baca Juga  Setahun Mirza–Jihan, IJP Lampung Terbitkan Koran dan Buku Edisi Khusus

 

Lebih lanjut, ia menerangkan sebagian besar jagung di daerah setempat masih diserap oleh pabrik pakan ternak atau feedmill yang ada di Provinsi Lampung, dan terkadang dikirim ke Banten.

 

“Tapi juga kadang-kadang kita juga ngambil jagung dari Gorontalo, tapi memang sebagian besar diolah di Lampung,” jelasnya. (Dea)

Berita Terkait

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata
DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru