KPK Nilai Tubaba Masih Rawan Korupsi

Redaksi

Rabu, 24 April 2019 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Lentera SL): Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menjadi salah satu daerah paling rawan tindak korupsi di Lampung.

Dari data yang dikeluarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kabupaten itu masuk dalam empat terburuk atau empat besar urutan dari bawah perihal pencegahan tindak pidana korupsi di lingkup pemerintah setempat.

KPK meminta kepala daerah mendorong aparatur untuk pencegahan tindak pidana korupsi serta lebih aktif menekan adanya indikasi tindak pidana korupsi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, laporan keuangan Tulangbawang Barat juga mengalami penurunan prestasi sejak 2017. Hal itu menjadi poin KPK agar pemda lebih menekan terjadinya korupsi.

Baca Juga  Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Merespon hal ini, Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) akan memperbaiki hasil evaluasi dan supervisi KPK Bidang koordinasi dan supervisi pencegahan (Korsupgah) di kabupaten setempat.

Dalam supervisi tersebut, Kabupaten Tubaba mendapatkan nilai kurang baik dalam hal manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kinerja Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP).

\”Pemkab Tubaba akan memperbaiki yang masih dinilai kurang bagus oleh KPK,\” kata Bupati Tubaba, Umar Ahmad, SP saat dikonfirmasi terkait upaya pemkab atas supervisi KPK melalui Korsupgah, Rabu (24/4).

Baca Juga  Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat

Capaian kinerja program koordinasi dan supervisi (MCP) rencana aksi KPK dalam kapabilitas APIP progres area Kabupaten Tubaba paling rendah dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebesar 55 persen.

Dengan tindaklanjut pengaduan masyarakat tercapai 50 persen, kecukupan jumlah SDM sebesar 50 persen, kepatuhan anggaran sebesar 50 persen, dengan level kapabilitas sebesar 67 persen.

Sementara pada manajemen ASN Kabupaten Tubaba peringkat ketiga dari bawah diatas Kabupaten Mesuji 35 Persen dan Lampung Utara, 21 Persen dengan progres area sebesar 37 persen.

Baca Juga  Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Tubaba meralat Pemkab setempat tidak masuk dalam empat terburuk atau urutan empat dari bawah perihal pencegahan tindak pidana korupsi di lingkup pemerintah setempat.

\”Tubaba masuk peringkat 9 dari 16 Pemprov dan 15 kabupaten/kota di Lampung, jadi bukan di urutan empat dari bawah,\” terangnya.

Dia juga menjelaskan, dalam evaluasi dan supervisi KPK pemkab Tubaba harus lebih dalam pelayanan publik kepada masyarakat khususnya pada unsur pimpinan, dan pelayanan dalam hal perizinan.

\”Ini ada yang perlu dibenahi, dan dikelola dengan lebih baik lagi, transparan,\” pungkasnya. (Arie)

Berita Terkait

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan
Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa
Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi
Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan
Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu
Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri
Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor
Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:10 WIB

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Senin, 12 Januari 2026 - 15:14 WIB

Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Berita Terbaru