Kostiana Minta Warga Tidak Terprovokasi Radikalisme di Bulan Ramadhan

Redaksi

Kamis, 29 Juni 2023 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Kostiana, menggelar sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di hadapan masyarakat Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Telukbetung Selatan.

“Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila merupakan agenda rutin yang dilakukan, dan mari kita bersama-sama menjaga NKRI dengan mencegah adanya radikalisme, terutama di bulan suci Ramadhan,” kata Kostiana, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung, pada Sabtu (15/04).

Baca Juga  Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Kostiana, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung, mengajak masyarakat untuk memperkuat empat pilar kebangsaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Empat pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus memperkuat pilar-pilar tersebut agar tidak terkikis oleh kemajuan teknologi informasi. Dengan demikian, kita akan lebih bijak dalam menyikapi berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga  Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu

Hermansyah, yang turut hadir sebagai narasumber, menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila yang dilakukan oleh DPRD Provinsi Lampung sudah sejalan dengan cita-cita bangsa untuk menjaga kesatuan negara Republik Indonesia.

“Kegiatan ini memenuhi harapan kita dalam menjadikan Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia. Melalui sosialisasi ini, masyarakat akan lebih memahami pentingnya menjaga harmoni dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Baca Juga  Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal

Selanjutnya, Ustad Supratman, narasumber kedua, menekankan pentingnya untuk tidak menyamakan masyarakat antara Pancasila dan agama.

“Pancasila bukanlah hasil dari agama, tetapi umat beragama tentu memahami Pancasila. Menjaga perdamaian merupakan kewajiban kita semua,” tutupnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Lingkungan, RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. (Luki)

Berita Terkait

Ahmad Giri Akbar, Pernyataan Prabowo soal Dolar Harus Dipahami Secara Utuh
Aliansi Jurnalis Independen Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel
Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat
Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu
Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung
Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung
DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga
DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 20:13 WIB

Bupati Pringsewu Raih Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Cultural Policing

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31 WIB

Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:26 WIB

Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB