Komisioner Bawaslu tak Boleh Ikut Pengawasan di Daerah Pencalegan Keluarganya

Redaksi

Jumat, 31 Agustus 2018 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Terkait pencalegan yang dilakukan oleh keluarga atau saudara dari para komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, Ketua Bawaslu Fatikhatul Khoiriah angkat bicara.

Menurutnya, Komisioner Bawaslu Lampung telah melakukan deklarasi internal dan sudah mengumumkannya di Kantor Bawaslu untuk tidak ambil bagian dalam pengawasn di wilayah pencalegan keluarganya.

\”Kakak saya ada yang maju pada pileg 2019 nanti dari Lampung Timur, maka untuk pengawasan disana saya tidak diikut sertakan. Ini kita lakukan untuk menjaga netralitas dalam melakukan pengawasan,\” ujar Khoir saat diwawancara usai kegiatan ekspose hasil pengawasan pilgub Lampung 2018, di hotel Sheraton, Jumat (31/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan hanya Khoir, komisioner lainnya juga memiliki saudara yang maju dalam pileg 2019. \”Ada yang di Lampung Barat, ada yang di Way Kanan. Semua kita sudah menyampaikan deklarasi yang sama,\” paparnya.

Fatikahtul Khoiriah menambahkan, khusus untuk dirinya, deklarasi ini bukanlah hal yang baru. \”Dulu 2014 ada saudara saya juga yang maju sebagai caleg, jadi periode yang lalu saya juga melakukan hal ini,\” ungkapnya.

Ia juga meminta kepada awak media dan semua elemen untuk ikut serta mensukseskan penyelenggaraan pileg dan pilpres 2019 mendatang. (Aby)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB