Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan penyesuaian jenis dan waktu pembagian makanan agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.
Lampung (Netizenku.com): Selama Ramadan, pembagian makanan dilakukan pukul 12.00 hingga 13.00 WIB bagi sekolah yang masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Menu yang diberikan berupa makanan kering maupun makanan basah yang tahan lama, seperti tempe orak-arik, bubur kacang hijau, buah-buahan, dan telur rebus, sehingga aman dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, memastikan program MBG tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian menu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program MBG tetap berjalan, hanya saja makanannya diubah menjadi makanan kering,” ujar Andika, Kamis (19/2/2026).
Ia menegaskan, program tersebut tetap aman dan efektif karena berada dalam pengawasan ahli gizi serta mendapat perhatian dari masyarakat.
“Kalau soal aman dan efektif tentu aman, karena ada ahli gizi yang terus memantau dan masyarakat juga ikut mengawasi langsung program tersebut,” tegasnya.
Menurut Andika, penyesuaian menu terutama diterapkan bagi siswa sekolah dasar agar makanan dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.
“Untuk anak-anak SD dibuat makanan kering supaya bisa digunakan untuk berbuka,” jelasnya.
Sementara itu, bagi penerima manfaat lain seperti ibu hamil, balita, serta sekolah non-muslim, program MBG tetap diberikan dengan skema yang disesuaikan kebutuhan.
“Untuk ibu hamil dan balita tetap ada makanan basah,” pungkasnya. (*)








