Kisruh Geprek Bensu, Asmara Kharisma Berbuntut Prahara

Redaksi

Minggu, 12 Agustus 2018 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Geprek Bensu yang berada di Jalan Teuku Umar masih tutup lantaran kasus yang sempat terjadi beberapa hari lalu. Kini para karyawan tengah bersiap untuk kembali beroperasi pada Senin (13/8).

Tampak Geprek Bensu yang berada di Jalan Teuku Umar masih tutup lantaran kasus yang sempat terjadi beberapa hari lalu. Kini para karyawan tengah bersiap untuk kembali beroperasi pada Senin (13/8).

Bandarlampung (Netizenku.com): Kasus pengeroyokan karyawan Geprek Bensu terhadap driver Go-jek yang beberapa waktu lalu sempat viral, kini telah menemui titik terang.

Melalui konferensi pers yang digelar oleh Rumah Makan Geprek Bensu pada Minggu (12/8) sore, perwakilan pihak Lutfi Yani selaku korban, dan perwakilan pihak Alvin Huda sebagai pelaku, menyatakan bahwa pertikaian yang disebabkan oleh masalah pribadi tersebut telah selesai pada Sabtu (11/8) sore.

Menurut perwakilan Geprek Bensu, Novia Ramalina, masalah tersebut merupakan masalah pribadi lantaran kecemburuan Alvin (karyawan Geprek Bensu) terhadap Lutfi (driver Go-jek) yang menjalin hubungan dengan wanita bernama Kharisma. Rupanya Alvin pun menaruh perasaan terhadap Kharisma.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penuturan Novia, pertikaian pribadi tersebut menjadi pertikaian massal lantaran kawan-kawan dari kedua belah pihak langsung bertindak tanpa tahu duduk persoalan yang sebenarnya.

\”Masalah ini sebenarnya bukan masalah Geprek Bensu dan Go-jek, ini tuh masalah pribadi yang kebetulan bekerja sebagai karyawan kami dan driver Go-jek. Tapi kemudian jadi masalah massal karena kawan-kawan dari kedua belah pihak belum mengetahui duduk persoalannya,\” kata Novia.

Ia juga mengatakan,  keluarga dari kedua belah pihak yang bertikai pun telah bersilaturahmi untuk melakukan perdamaian dan tidak memperpanjang kasus. Sebagai sanksinya, Alvin yang memulai pertikaian dengan meninju mata Lutfi pun kini resmi dipecat sebagai karyawan Geprek Bensu.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

\”Atas insiden tersebut, kami minta seluruh karyawan menjalankan SOP dalam menangani seluruh pelanggan. Dan sebenarnya hal itu selalu menjadi penekanan bagi kami untuk setiap karyawan yang bekerja bersama kami. Kami juga jadi tidak enak sama pelanggan, karena perkelahian terjadi beberapa kali, dan membuat pelanggan yang makan di sini merasa takut,\” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Reihan selaku perwakilan dari keluarga Lutfi, membenarkan bahwa kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. \”Benar bahwa pada Sabtu sore kemarin kedua keluarga sudah bertemu dan menempuh jalan perdamaian. Jadi masalah ini sudah selesai,\” singkatnya.

Baca Juga  Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berdasarkan urutan kronologis, Lutfi sempat memesan ayam geprek lantaran ada orderan dari pelanggan Go-jek. Sesampainya di Geprek Bensu, Alvin yang pada awalnya hanya selihat-lihatan dengan Lutfi, meninju mata Lutfi dan masalah berbuntut pada pertikaian massal. Terbetik kabar, aksi Alvin dipicu dari rasa cemburunya terhadap Lutfi yang menjalin hubungan dengan Kharisma, sosok wanita yang juga disukai Alvin.(Agis)

Berita Terkait

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung
Pemprov Lampung Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Triga Lampung Tagih Tanggung Jawab Menteri ATR/BPN soal HGU SGC

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB