Kinerja Buruk, Bupati Lambar Semprot BUMD Pesagi Mandiri dan Pejabat

iwan

Senin, 20 Oktober 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ngopi bebakhong dan rapat koordinasi (rakor) bulanan di Aula Kagungan, Senin (20/10/2025), mendadak memanas. Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, meluapkan kekecewaannya di hadapan para pejabat Pemkab lantaran banyaknya program yang dinilai amburadul dan berjalan tanpa arah.

Lampung Barat (Netizenku.com): Sorotan pertama Bupati tertuju pada BUMD PT Pesagi Mandiri (Perseroda). Dalam forum yang turut dihadiri Direktur Utama Alamsyah dan Komisaris Rudi Rahmadian itu, Parosil menilai program tanam padi yang dijalankan perusahaan daerah tersebut gagal total.

“Jangan mimpi bicara ketahanan pangan, wong petani mitra yang lahannya kalian kelola saja merugi. Ini bukan sekadar gagal, tapi sudah menyusahkan rakyat,” tegas Parosil di hadapan peserta rakor.

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuntut Pesagi Mandiri bertanggung jawab dan memberikan kompensasi kepada petani yang dirugikan. Kegagalan itu, menurutnya, menjadi bukti nyata buruknya kinerja perusahaan milik daerah tersebut.

Tak berhenti di situ, giliran para staf ahli bupati yang kena semprot. Parosil menilai kinerja mereka tidak terlihat dan kontribusinya minim.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

“Apa kerja staf ahli ini? Masukan ke saya saja tidak pernah. Kalau tidak bisa bantu, mending mundur saja,” katanya dengan nada tinggi.

Program Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP) juga tak luput dari kritik. Parosil menilai kedua program itu lemah dalam pelaksanaan di lapangan. Ia bahkan menyayangkan Satgas MBG tidak mengetahui keberadaan dapur yang sudah beroperasi.

“Satgas kerjanya apa? Masyarakat sudah tahu dapur MBG aktif, tapi kalian malah enggak tahu. Ini sungguh keterlaluan,” ujarnya.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Puncak kekesalan Parosil terjadi ketika salah satu kepala dinas mengeluhkan tidak adanya anggaran makan minum untuk rapat. Bukannya mendapat simpati, ia justru semakin geram.

“Kalau kerjanya cuma nunggu ada anggaran, lebih baik mundur. Saya serius, ke depan TPP akan saya evaluasi, termasuk jabatannya,” tegas Parosil.

Ia menegaskan saat ini bukan waktunya mencari alasan, tetapi menunjukkan hasil nyata.

“Sudah cukup omon-omon. Saya tidak butuh laporan yang manis-manis. Saya mau bukti nyata di lapangan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:41 WIB

Kembalikan Berkas Pendaftaran, Budiman AS Siapkan Strategi Khusus untuk Musda Demokrat Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:41 WIB

Gubernur Lampung Tekankan Peran Strategis Guru TK Bentuk Karakter Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:38 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Creative Financing

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:35 WIB

Jihan Dorong Penguatan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker di Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:07 WIB

Edy Irawan Resmi Kembalikan Berkas, Bidik Kembali Kursi Ketua Demokrat Lampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:29 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Budiman As Minta Drainase dan Wisata Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Gelaran Bandar Lampung Color Run 2026 murni tanpa menggunakan APBD.(Ilustrasi: ist)

Bandarlampung

Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:04 WIB