Kepala SMPN 16 Diperiksa Panwaslu Kecamatan TBU

Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2020 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwadi dilepas para guru SMPN 16 Bandarlampung, Senin (12/10), setelah dicopot sebagai Kepala SMPN 16 Bandarlampung oleh Wali Kota setempat Herman HN. Foto: TL

Purwadi dilepas para guru SMPN 16 Bandarlampung, Senin (12/10), setelah dicopot sebagai Kepala SMPN 16 Bandarlampung oleh Wali Kota setempat Herman HN. Foto: TL

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala SMP Negeri 16 Bandarlampung, Purwadi, diperiksa Panwaslu Kecamatan Telukbetung Utara (TBU) terkait netralitas ASN, Kamis (15/10).

Purwadi dikabarkan menerima handuk yang bukan bahan kampanye dari orang yang tidak dikenal dalam acara jalan sehat di Hutan Kera, Jumat (9/10) lalu.

Permintaan klarifikasi terhadap orang-orang yang mengetahui kejadian tersebut telah berlangsung sejak Minggu (11/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejauh ini Panwaslu Kecamatan TBU telah memeriksa dua orang saksi dari Dewan Guru.

\”Kalau dari informasi yang kita dapat, katanya Dewan Guru dan jajaran stafnya itu menghadiri acara di rumah Rycko Menoza (salah satu calon wali kota),\” kata Ketua Panwaslu Kecamatan TBU, Fatihunnajah, Kamis (15/10).

\”Tapi berdasarkan hasil permintaan keterangan dari saksi-saksi Dewan Guru, mereka bukan datang ke rumah Rycko, tapi ke Hutan Kera dalam acara jalan sehat,\” lanjut dia.

Selain menerima handuk, Purwadi juga menerima pemberian bahan kampanye berbentuk spesimen surat suara.

\”Mereka mengadakan acara jalan sehat lalu ada orang yang tidak dikenal membagikan handuk dan bahan kampanye berbentuk spesimen surat suara dan juga bukti handuk yang diserahkan Dewan Guru,\” ujarnya.

Saat ini proses permintaan keterangan masih informasi dalam tahap awal, serta pencarian bukti-bukti formil dan materilnya.

\”Hari ini jadwalnya kita meminta keterangan dari Pak Pur tapi beliau tidak datang, kita berikan surat pemanggilan kedua, Jumat (16/10) besok pukul 09.00 WIB. Tapi tadi kita meminta keterangan dari RT setempat Damanuri,\” kata Fatihunnajah tanpa merinci kesaksian RT. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 11:55 WIB

Pemkab Lamsel Dorong Jurnalis Televisi Perkuat Profesionalisme dan Jurnalisme Positif

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Harhubnas 2026

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:58 WIB