Kepada Dunia, Tubaba Tawarkan Konsep Kebun Raya Terbesar di Tengah Kota

Redaksi

Selasa, 20 Maret 2018 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku): Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) menggandeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Pusat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kelembagaan di Pemkab setempat, sehingga diharapkan kabupaten yang termasuk bukan lintasan dan bukan tujuan menjadi kabupaten yang bukan main.

\”Kami lakukan segala upaya, langkah-langkah yang terlihat secara langsung hasil pembangunannya maupun yang tidak secara langsung,\” ungkap Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, SP saat memberikan pernyataan kepada para narasumber dari LIPI di ruang rapat bupati, Selasa (20/3).

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umar mengatakan, dengan hadirnya LIPI di Tubaba yang telah memberikan seminar dan workshop keilmuan dan membedah segala permasalahan di Tubaba selama dua hari (19-20), dapat ditampung dan selanjutnya dapat diteliti dan hasilnya bisa diterapkan di Tubaba untuk kemajuan dan kesejahteraan di Tuban. \”Kegiatan ini membuka cakrawala pengetahuan para aparatur sipil negara (ASN), saya harap ini jangan hanya menjadi bahan obrol, tapi tahun mendatang LiPI membuka diri, melakukan kerja penelitin di Tubaba,\” ungkapnya.

Baca Juga  Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Umar berharap kepada Prof. Dr. Enny Sudarmonowati, MSc yang memiliki jaringan internasional, dapat menjadi penyambung lidah bagi Kabupaten Tubaba untuk mempromosikan program Q-Forest yang tengah di gagas pemkab setempat dalam upaya penghijauan seperti kebun raya yang memberikan ketersediaan oksigen.

Di tengah lokasi Q-Forest, lanjut Umar, akan dibangun monumen besar dan megah, dimana monumen tersebut terdapat pernyataan seluruh kepala negara di dunia tentang ketersediaan oksigen. Upaya ini telah sampai pada Pemkab Tubaba menyurati seluruh kepala negara tersebut.

\"\"

\”Dipertanyakan kepada semua kepala negara di dunia tentang isu-isu ketersediaan oksigen. Jawaban kepala negara ini yang akan kita jadikan prasasti
di monumen Q-Forest. Diharapkan Prof Enny dapat menjadi jembatan bagi Tubaba atas jawaban semua kepala negara tersebut,\” harap Umar.

Untuk penempatan Q-Forest, tambah Umar, rencananya di bantaran Sungai (Way) Kiri yang membentang di Tubaba sepanjang 80 km dengan luasan kanan kiri sungai antara 100 – 300 meter. Selain itu, juga mempunyai cita-cita Q-Forest dapat ditempatkan di lahan seluas 4000 ha yang berada didepan komplek perkantoran bupati yang saat ini tengah dimiliki perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan karet.

Baca Juga  Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

\”Akan kita buat menjadi Kebun Raya terluas yang berada di tengah-tengah kota, untuk caranya bisa kita lakukan masih difikir-fikir, dikaji dan tahapan yang harus dipenuhi. Untuk itu kami membutuhkan bantuan dari LIPI untuk mewujudkan cita-cita ini,\” jelas Umar.

Umar menjelaskan, Q-Forest merupakan lokasi dimana semua jenis tanam tumbuh. Tujuannya untuk menyuplai ketersediaan oksigen di muka bumi. Dalam lokasi Q-Forest, juga akan ada aktifitas pembibitan berbagai jenis pepohonan dengan memberdayakan masyarakat setempat. \”Konsepnya ini menjadi tempat yang indah menjadi tempat tujuan wisatawan, tempat penelitian, dan tempat pembibitan semua jenia tanam tumbuh,\” pungkasnya.

Sementara, sah satu Kabid di Bappeda, Nazaruddin mengatakan MoU antara Pemkab Tubaba dengan LIPI tengah digodok, dan masih mengkaji apa kerjasama real yang bisa langsung ditindaklanjuti dengan dilakukan pengkajian dan penelitian pada tahun ini juga. \”Kami rencanakan MoU ini ditandatangani pada tanggal 28 Meret di Hotel Aston Bandarlampung, berbarengan dengan kegiatan LIPI Pusat yang akan dilaksanakan di hotel tersebut,\” singkatnya.

Baca Juga  Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Dalam seminar yang dilaksanakan selama dua hari, diisi oleh narasumber yakni Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng selaku Kepala Pusat Inovasi LIPI, Prof. Dr. Enny Sudarmonowati, MSc selaku Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati, dan Dr. Sasa Sofyan Munawar, S.Hut., MP selaku Kepala Bidang Inkubasi dan Alih Teknologi – Pusat Inovasi LIPI (Mewakili Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI), juga dihadiri langsung Bupati Tubaba Umar Ahmad, Wakil Bupati Fauzi Hasan, Sekdakab, pejabat eselon II, III, para tokoh adat dan tokoh masyarakat di kabupaten setempat. (Arie)

Berita Terkait

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan
Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa
Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi
Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan
Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu
Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri
Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor
Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB