Kementerian Kesehatan RI, Kagumi Kerjasama Produksi Closet Lapas Gunung Sugih

Redaksi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Sugih (Netizenku.com): Kunjungan Auditor Madya Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI, untuk melakukan audit kinerja Program Pencegahan dan Penurunan Stunting pada Dinas Kesehatan Lampung Tengah ke Lembaga Pemasyarakatan Klas III Gunung Sugih (Rabu, 15/8)

Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sugih telah melakukan kerja sama pembuatan kloset dengan Puskesmas Gunung Sugih beberapa waktu lalu untuk mensukseskan program Pencegahan dan Penurunan Stunting dengan memproduksi bowel closet produksi narapidana sebagai wujud peran aktif Lapas di mata nasional dalam mensukseskan program ini.

“Masih banyak rumah warga yang belum mempunyai WC layak pakai, jadi kami berinisiatif dengan memproduksi bowel closet sebagai salah satu cara pencegahan dan penurunan stunting dengan memproduktifkan pasukan merah putih narapidana yang bekerja sama dengan Puskesmas Gunung Sugih,\” ucap Syarpani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lapas Gunung Sugih ingin membuktikan kepeduliannya terhadap masyarakat Lampung Tengah khususnya Desa Buyut Udik, dimana lokasi lapas berdiri.

“Tak henti kami berupaya mencari mitra usaha untuk meningkatkan produktifitas narapidana bukan hanya untuk mempunyai keterampilan dalam berusaha, namun dapat berkontribusi aktif kepada masyarakat sebagai wujud mengisi pembangunan dan pengungkapan rasa bersalah kepada masyarakat dengan berkarya,\” tambah Syarpani.

Auditor Madya Inspektorat Jenderal Kemenkes RI atau Pengendali Teknis Audit Kinerja Program Pencegahan dan Penurunan Stunting pada Dinas Kesehatan Lampung Tengah , Retno Budiarti memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pihak Lapas atas terjalinnya kerjasama di bidang kesehatan, baik yang di dalam Lapas maupun kepedulian Lapas terhadap lingkungan masyarakat luar Lapas.

“Sebagai perwakilan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI, kami sangat berterima kasih atas kontribusi lapas dalam program pencegahan dan penurunan stunting dengan memproduksi bowel closet dan membagikannya secara gratis, semoga kerja sama ini dapat berlanjut seterusnya dan diikuti oleh seluruh Dinkes di Indonesia. Saya akan laporkan secara khusus kepada Menteri Kesehatan,\” tutup Retno.(sansurya)

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Surajaya Minta Generasi Penerus Bangsa Wajib Jaga Pancasila
Pemprov Lampung Luncurkan Program MBG di Lamteng: Dorong Peningkatkan SDM dan Ekonomi Desa
Anggota DPRD Lampung Ajak Perempuan Bangun Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB