Kedepankan Nilai Kemanusiaan, LMND Kawal Warga \’Kampung Pemulung\’ Tolak Alih Fungsi Lahan

Redaksi

Kamis, 5 Juli 2018 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LMND Lampung, Kristin Tia Ayu (baju ungu) bersama anak-anak Kampung Pasar Griya.

Ketua LMND Lampung, Kristin Tia Ayu (baju ungu) bersama anak-anak Kampung Pasar Griya.

Bandarlampung (Netizenku.com): Sejak dikeluarkannya surat peringatan pertama dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung kepada warga Kampung Pasar Griya atau yang lebih akrab dikenal dengan istilah Kampung Pemulung, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Lampung konsisten dalam mengawal kebijakan pemkot yang dianggap mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Diketahui, ratusan kepala keluarga (KK) yang menetap di Kampung Pemulung, Sukarame harus menelan kekecewaan lantaran harus meninggalkan lokasi yang rencananya akan dibangun Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung.

Surat peringatan yang ditandatangani  Sekretaris Kota Bandarlampung, Badri Tamam pun dikirim secara berulang. Bukannya menjadi pengingat, namun surat itu malah menjadi momok bagi warga lantaran terdapat bunyi ancaman yang terkandung dalam surat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Netizenku.com, Senin (2/7) lalu pihak kontraktor telah mengukur tanah yang berlokasi di belakang Kampus UIN Lampung itu untuk melakukan pemagaran. Namun warga menolak lantaran belum adanya pihak pemerintah yang turun menemui mereka.

Mewakili warga Kampung Pemulung yang kini hanya berjumlah 42 KK, Ketua LMND Lampung, Kristina Tia Ayu menagih janji DPRD yang katanya akan memediasi pertemuan warga dengan walikota.

\"\"

\”Tapi sejak saat itu, janji tersebut belum dilakukan oleh pihak DPRD. Dan kami masih menunggu niat baik wakil-wakil kami yang terhormat,\” kata Kristin saat dihubungi pada Kamis (5/7).

Menurut dia, warga hanya ingin mencari kehidupan yang layak dan mempertahankan lokasi tersebut sebagai pasar. \”Warga tak ingin tempat tersebut dialihfungsikan sebagai Kantor Kejari. Karena memang tempat tersebut diperuntukkan sebagai pasar,\” tegas dia.

Diketahui, pihak kontraktor memberikan waktu seminggu bagi warga untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan pemerintah sejak pengukuran yang dilakukan. Sementara itu, Badri Tamam masih belum dapat dikonfirmasi soal penggusuran saat dihubungi Netizenku.com melalui telepon selulernya.(Agis)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB