BERBAGI

Pringsewu (Netizenku.com): Kapolres bersama Bhayangkari cabang Pringsewu melakukan peninjauan dan membagikan bantuan kepada warga yang menjadi korban terdampak bencana alam angin puting beliung, yang menerjang 3 desa di wilayah Kecamatan Adiluwih, Minggu (28/2) kemarin.

Bakti sosial dipimpin langsung Kapolres Pringsewu, AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK, dengan didampingi sejumlah PJU antara lain Kabag Ops, AKP Martono, Kasat Lantas, Iptu Bima Alief, Kasat Intelkam, Iptu Darwin, Kasat Sabhara, Iptu Nurul Haq dan Kapolsek Sukoharjo, Iptu Timur Irawan, SH, tersebut dengan memberikan bantuan sosial berupa sembako.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari Polres Pringsewu, terhadap masyarakat yang terkena musibah. Kita tidak akan tinggal diam, dan kita akan membantu semaksimal mungkin,” ujar AKBP Hamid Andri Soemantri, Senin (1/3).

Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan, dalam kegiatan baksos yang dilakukannya hari ini pihaknya sudah menyiapkan sembako yang terdiri dari 75 karung beras, dan 75 dus mie instan, 75 paket obat-obatan, dan masker, serta kayu olahan yang akan dipergunakan untuk membangun kembali rumah warga yang rusak.

“Bantuan tersebut kita bagikan kepada seluruh kepala keluarga yang yang sudah terdata dan merupakan korban terdampak angin puting beliung di Pekon Srikaton, Adiluwih dan Tunggul Pawenang,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, selain membagikan bantuan sosial pihaknya juga menerjunkan puluhan personel Sat Sabhara dan Bhabinkamtibmas untuk membantu memperbaiki rumah warga, serta membersihkan puing-puing akibat puting beliung. Ia berharap, dengan adanya kegiatan yang dilakukannya tersebut bisa membantu meringankan beban warga yang diterpa musibah.

“Kita tidak akan tinggal diam, kita akan bantu semaksimal mungkin, supaya aktivitas warga kembali normal,” katanya.

Sementara itu Camat Adiluwih, Gandung Hartadi, menyampaikan bencana angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (28/2) sore, dan menerjang 3 pekon di wilayah Kecamatan Adiluwih tersebut mengakibatkan puluhan rumah serta kendaraan milik warga rusak.

Dari data sementara akibat bencana puting beliung di Pekon Srikaton, terdapat 33 rumah warga rusak, kemudian di Pekon Adiluwih terdapat 42 rumah, sedangkan di Pekon Tunggul Pawenang ada 1 rumah warga rusak dengan total rumah yang rusak 76 rumah. Menurutnya data tersebut masih bisa berubah karena sampai saat ini masih dilakukan pendataan. (Rz/leni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here