Johan Sulaiman: Saya sudah tandatangani surat pengunduran diri

Redaksi

Jumat, 4 September 2020 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah (tengah) mengawasi jalannya pemeriksaan dan penelitian keabsahan berkas syarat calon dan pencalonan bapaslon Ricko Menoza-Johan Sulaiman di KPU Bandarlampung, Jumat (4/9). Foto: Netizenku.com

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah (tengah) mengawasi jalannya pemeriksaan dan penelitian keabsahan berkas syarat calon dan pencalonan bapaslon Ricko Menoza-Johan Sulaiman di KPU Bandarlampung, Jumat (4/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com):  Bakal Calon Wakil Wali Kota Bandarlampung Johan Sulaiman mengaku sudah mengundurkan diri sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung.

\”Secara pribadi sudah saya tandatangani di atas materai, itu sudah memenuhi persyaratan, tinggal menunggu proses di Kementerian Dalam Negeri, nanti ada 30 hari sebelum hari H, 9 Desember. Setelah surat kementerian turun, itu resminya saya diputuskan oleh Kemendagri,\” kata Johan, Jumat (4/9).

\”Surat kementerian itu hanya penguatan saja,\” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengatakan pengawas pemilu akan memastikan terpenuhinya syarat calon pasangan Ricko Menoza SZP tersebut.

\”Nanti SK pemberhentiannya harus dilampirkan 30 hari sebelum hari pemungutan suara 9 Desember. Kita akan kroscek kembali dengan teman-teman KPU untuk kepastian hukum,\” kata Candrawansah.

Dia mewanti-wanti, berdasarkan banyak kejadian sebelumnya, pengunduran diri belum ada sehingga ketika tidak terpilih sebagai kepala daerah, akan kembali lagi ke jabatan semula.

Pilwakot Bandarlampung diikuti tiga anggota DPRD Lampung yang masih aktif, selain Johan Sulaiman juga ada Eva Dwiana yang maju sebagai bakal calon wali kota bersama Deddy Amarullah, dan Tulus Purnomo bakal calon wakil wali kota dari Yusuf Kohar. Eva Dwiana dan Tulus Purnomo berasal dari partai politik yang sama, PDI Perjuangan. (Josua)

 

(Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB