Tanjung Setia (Netizenku.com): Sepuluh hari menjelang pelaksanaan lomba surfing tingkat internasional yakni Krui Pro 2023 World Surf League (WSL) QS5000 & JQS, sejumlah peserta dari berbagai negara telah datang mulai menjajal ombak pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat Lampung.
Sekretaris Daerah Pesisir Barat, Jon Edwar, M.Pd, menjelaskan sekitar 20 persen peserta lomba surfing tingkat dunia yang akan dimulai 12 Juni mendatang di Pantai Tanjung Setia , sudah tiba di Krui, dan mulai menjajal tantangan ombak yang akan dijadikan lokasi perlombaan.
“Peserta yang sudah mendaftar sebagai peserta WSL QS5000 & JQS dan telah tiba di Krui mencapai 20 persen, dan saat ini mereka berkesempatan untuk menjajal lokasi perlombaan, sehingga mereka akan lebih mengenal karakter ombak disini,” kata Jon Edwar, Minggu (4/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jon Edwar meyakinkan bahwa perjalanan lomba dan penilaian akan berjalan professional dan fair, karena panitia dan dewan juri yang terlibat, merupakan yang ahli dibilangnya, serta melibatkan orang-orang terbaik dari berbagai negara.
“Pesisir Barat sudah beberapa tahun terakhir dipercaya sebagai tuan rumah WSL, maka kepercayaan tersebut akan tetap kita jaga dengan menempatkan orang-orang terbaik dari beberapa negara, yakni USA, Australia, Italy, Jepang, Prancis dan Canada, baik sebagai panitia maupun dewan juri,” jelasnya.
Terkait penyiapan pusat kegiatan lomba di Hotel Karang Nyimbor Tanjung Setia, kata ketua PD Muhammadiyah Pesisir Barat tersebut, seperti judge tower, atlet area, camera tower, dan broadcast room sudah selesai 100 persen. Sementara arena pembukaan atau surfing center dalam tahap pengerjaan.
“Persiapan terus kita lakukan, setiap progres kami laporkan dengan pak bupati Agus Istiqlal, termasuk konfirmasi terhadap kehadiran undangan VIP, ketersediaan penginapan, keamanan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait. Sementara kedatangan peserta puncaknya pada 10 Juni mendatang, karena saat ini sebagian besar peserta sedang mengikuti kualifikasi Olimpiade di Elsalvador,” pungkasnya. (Iwan/Len)








