Isu Kelangkaan Komoditas Picu Penimbunan Barang

Redaksi

Selasa, 1 Maret 2022 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, usai acara akselerasi vaksinasi kelompok rentan oleh Polri di GSG UIN Raden Intan, Jumat (11/2). Foto: Netizenku.com 

Kepala Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, usai acara akselerasi vaksinasi kelompok rentan oleh Polri di GSG UIN Raden Intan, Jumat (11/2). Foto: Netizenku.com 

Bandarlampung (Netizenku.com): Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyebutkan isu-isu kelangkaan komoditas bahan pangan justru memicu terjadinya penimbunan barang oleh distributor dan pedagang.

Sejumlah komoditas pangan di Kota Bandarlampung sejak awal 2022 mengalami kelangkaan dan kenaikan harga seperti minyak goreng, kedelai, dan harga daging sapi.

Dan menjelang bulan Ramadan 1443 H pada April mendatang, Eva Dwiana memastikan pasokan gula untuk kebutuhan masyarakat berbuka puasa tetap tersedia.

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bunda kemarin sudah (cek) tidak ada penurunan (pasokan), gula insyaallah kita aman. Jadi isu-isu itu yang Bunda takutkan, malah bikin orang menimbun, dan minyak goreng juga karena isu-isu itu,” kata Eva Dwiana di Graha Wangsa, Selasa (1/3).

Hasil pantauan di Pasar Kangkung, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Telukbetung Selatan, sejumlah toko grosir menjual gula pasir curah di kisaran harga Rp13.000-Rp14.000 per kilogram. Sementara gula pasir kemasan satu kilogram Rp15.000.

Baca Juga  HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur

Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, menyebutkan harga gula pasir di Bandarlampung mengalami penurunan dari Rp14.000 per kilogram pada 25 Februari 2022 menjadi Rp13.800 per kilogram pada 1 Maret 2022.

Kepala Dinas Perdagangan Bandarlampung, Wilson Faisol, berharap kenaikan harga gula pasir menjelang Ramadan tidak mengalami peningkatan tajam.

“Kebutuhan gula meningkat di bulan puasa untuk bukaan, masyarakat pasti banyak yang pakai gula pasir, mudah-mudahan naiknya standar,” singkat dia. (Josua)

Baca Juga  Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Berita Terkait

GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari
Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas
Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB
Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri
Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344
Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil
Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi
Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:49 WIB

Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:28 WIB

DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Komisi II DPRD Lampung Minta Praktik Meracun Ikan dengan Putas Ditindak Tegas

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:13 WIB

Warga Bangun Swadaya Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pembangunan Permanen

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:07 WIB

Wagub Jihan Lepas Dua Paskibraka Nasional Asal Lampung

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Lampung, SDM Kunci Kemajuan Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:26 WIB

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:18 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:04 WIB