Inspektorat Tindaklanjuti Dugaan Pungli FTHSNI

Redaksi

Minggu, 15 Juli 2018 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Terkait dengan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan pengurus Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Pesawaran, terhadap ribuan guru honorer yang tergabung pada lembaga tersebut. Pihak Inspektorat akan segera mengambil sikap dengan segera menindaklanjuti permasalahan itu.

\”Kita pihak Inspektorat tidak akan tinggal diam terkait pungutan itu. Permaslahan ini akan segera kita tindak lanjuti,\” ungkap Kepala Inspektorat Kabupaten Pesawaran, Chabrasman, Jumat (13/7) .

Pihaknya telah mengetahui adanya kasus tersebut, melalui pemberitaan di media. Bahkan dirinya saat ini masih menunggu rencana kedatangan para guru honorer yang akan datang ke kantor Inspektorat  yang akan menyerahkan laporan secara tertulis terkait pemotongan gajinya secara sepihak oleh pengurus FTHSNI. ”Kita sudah baca beritanya tentang pemotongan gaji guru honorer itu di media. Kita juga sekarang sedang nunggu laporan dari sejumlah guru honorer yang jadi korban. Katanya akan menyerahkan laporan secara tertulisnya pada kita,\” ungkapnya.

Sebab menurut Chabrasman, dasar laporan tertulis itu tentunya merupakan acuan bagi pihaknya untuk menindak dan memprosesnya. \”Jadi intinya kalau laporan para korban itu sudah diterima. Kita secepatnya akan  memproses kasus tersebut,\” tegasnya.

Disinggung terkait sanksi yang akan diterapkan, mengingat pengurus forum itu bukan Aparat Sipil Negara ( ASN ), Chabrasman menambahkan, itu bukan masalah. \”Gak masalah itu, yang dipungut kan uang anggaran dari pemerintah. Mungkin sanksi dari kita sebatas merekomendasikan kepada bupati untuk membekukan, memutus atau meresuhffle kepengurusan forum tersebut. Dan kalau nantinya terbukti memang memenuhi unsur pidana, tentunya kasus ini akan kita teruskan kepada aparat penegak hukum, untuk dilakukan penindakan,” tegasnya.

Baca Juga  Patok Tenda Raimuna Siap Tampil di Bioskop

Diberitakan sebelumnya, dugaan pungli yang dilakukan oknum FTHSNI Kabupaten Pesawaran ini dilakukan dengan dalih untuk biaya administrasi pembuatan Surat Keputusan (SK),  yang dikeluarkan pemkab melalui Disdikbud dan kas organisasi.

Dari gaji Rp 150/bulan yang dibayarkan per triwulan sekali melalui masing-masing pengurus FTHSNI kecamatan, faktanya itu diterima tidak utuh, yang seharusnya menerima Rp 450 ribu/triwulan, ternyata yang sampai ditangan para guru honorer hanya Rp 400/triwulan.

Baca Juga  Dendi Ingatkan Minimalisir Penyimpangan Pupuk Bersubsidi di Lapangan

Sementara Ketua FTHSNI Kabupaten Pesawaran, Nasrudin saat dikonfirmasi membantah hal itu. Namun Ia mengamini terkait pemotongan dana sebesar Rp 25 ribu/anggota sebagai iuran dana untuk kas anggota.  \”Kalau potongan untuk dana kas Rp25 ribu, itu memang benar ada dan itupun sudah dikordinasikan dan sudah mendapat restu dari dewan, tapi kalo ada tambahan lain dari itu saya belum tahu, mungkin dana tambahan sebesar Rp25 ribu yang dimaksud, barangkali untuk pendataan di tingkat kecamatan dalam pembuatan SK kemarin,” imbuhnya.(soheh)

Berita Terkait

33 Personel Polres Pesawaran Amankan Waisak di 10 Vihara
Satres Narkoba Polres Pesawaran Tangkap Dua Pengedar Sabu
Dendi Minta TPID Waspadai Kenaikan Harga Daging Jelang Idul Adha
Aparat Gabungan Bongkar Paksa Bangunan Liar Tempat Sabung Ayam
Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek 65 Tahun Digelandang ke Polres Pesawaran
Tunjang Ketahanan dan Swasembada Pangan, Dendi Tanam Kedelai
Dendi Tekankan Penyelenggara Pemilu Jaga Netralitas
Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Acara Puncak HUT ke-44 Dekranas

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:34 WIB

Opening PRL Diwarnai Gangguan Pembelian Tiket Online, Pengunjung Kecewa

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WIB

Kemen PPPA, Aisyiyah dan YAICI Cegah Konsumsi Kental Manis Hindari Stunting

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:33 WIB

Bandarlampung Ajukan Kenaikan Tukin ASN

Selasa, 21 Mei 2024 - 21:20 WIB

Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi Maju Pilwakot

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:42 WIB

Lecehkan Adat Lampung, Ketua KPU Balam Ditarget Bui

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:39 WIB

Smart Home Powered by PLN Siap Sambut Pengunjung PRL

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:32 WIB

GLS Lampung Gencar Tingkatkan Literasi

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:55 WIB

Pemprov Lampung Cabut Aturan Panen Tebu Bakar

Berita Terbaru

Pesawaran

33 Personel Polres Pesawaran Amankan Waisak di 10 Vihara

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:18 WIB

Pesawaran

Satres Narkoba Polres Pesawaran Tangkap Dua Pengedar Sabu

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:01 WIB

Tanggamus

PAD Tanggamus Sektor PBB Tahun 2023 Tidak Capai Target

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:46 WIB