Inovasi Dukcapil Sumbang Nilai Tertinggi KLA Bandarlampung

Redaksi

Rabu, 28 April 2021 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bandarlampung, Sri Asiyah, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/4). Foto: Netizenku.com

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bandarlampung, Sri Asiyah, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/4). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Inovasi layanan administrasi kependudukan (adminduk) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandarlampung berhasil menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menyumbangkan nilai tertinggi dalam penilaian Kota Layak Anak (KLA).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bandarlampung, Sri Asiyah, mengatakan pelayanan adminduk Disdukcapil masuk dalam klaster pertama KLA, hak sipil dan kebebasan.

\”Bagaimana anak itu mempunyai hak untuk memiliki identitas salah satunya Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akta Kelahiran,\” ujar Sri Asiyah di ruang kerjanya, Selasa (27/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima klaster hak anak dalam kebijakan KLA yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

\”Alhamdulilah Disdukcapil ini banyak inovasi dan saya akui bagus karena salah satu yang diminta pusat adalah bagaimana OPD membuat inovasi-inovasi seperti kerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak, rumah sakit, rumah aman, panti asuhan, termasuk memperjelas status anak yang tidak memiliki orang tua,\” kata Sri.

Pemerintah Kota Bandarlampung membentuk Gugus Tugas KLA yang terdiri dari 37 OPD, termasuk Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, dan dipimpin oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dengan Dinas PPPA sebagai Sekretariat.

Sri mengatakan Dinas PPPA pada Maret 2021 mengikuti proses penginputan internal untuk penilaian KLA Tahun 2021.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\”Berdasarkan penilaian scecara mandiri, ada 5 klaster dan 24 indikator. Ke-24 indikator menyangkut hampir seluruh OPD dan instansi vertikal seperti Kepolisan dan Kejaksaan,\” ujar dia.

Usai proses penginputan internal, lanjut Sri, selanjutnya akan ada penilaian berkas dari tingkat provinsi dan verifikasi lapangan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sri mengatakan situasi pandemi Covid-19 membuat penilaian KLA Tahun 2020 diundur di tahun ini.

Sebelumnya, pada 2018 lalu Kota Bandarlampung berhasil meraih Predikat KLA Tingkat Pratama dan di 2019 kembali berhasil meraih Predikat KLA Tingkat Madya.

Namun Sri mengakui dari kelima klaster yang disebutkan, salah satu klaster yakni perlindungan khusus mendapatkan nilai rendah.

\”Perlindungan khusus mencakup tanggap bencana dan ini yang belum ada karena kita belum pernah mengalami bencana alam. Kalaupun ada bencana seperti banjir sudah ditangani,\” pungkas Sri.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Kepala Disdukcapil Bandarlampung, Ahmad Zainuddin, mengatakan Disdukcapil terlibat sebagai Gugus Tugas KLA dengan memfasilitasi warga dalam pelayanan 3 in 1.

\”Alhamdulilah kita memberikan sumbangan yang cukup signifikan dalam penilaian KLA. Terobosan yang kami lakukan meningkatkan pelayanan, kami bekerja sama dengan Koordinator Wilayah Kecamatan,\” ujar A Zainuddin.

Koordinator Wilayah Kecamatan, lanjut dia, mengkoordinir anak-anak didik untuk dibuatkan KIA bagi anak-anak yang belum berumur 17 tahun.

\”Ini dalam rangka memberikan pelayanan kepada anak-anak, kalau kita minta kepada orang tuanya agak lama, dengan dikoordinir sekolah lebih cepat,\” kata Zainuddin. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB