Ikut Perangi Covid-19 Tokopedia Ambil Langkah Ini

Redaksi

Jumat, 20 Maret 2020 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Tokopedia saat ini mewajibkan seluruh karyawan bekerja dari rumah. Hal itu ditujukan memastikan masyarakat dapat mengakses layanan Tokopedia seperti biasa dan bersama menghentikan laju penyebaran Covid-19.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, menjelaskan upaya lain yang dilakukan Tokopedia dalam meredam pandemi ini. Berbagai inisiatif yang melibatkan seluruh stakeholder, baik penjual maupun pembeli, lembaga kemanusiaan hingga masyarakat secara umum.

“Selain memberikan bebas Ongkir agar mendorong masyarakat disiplin tidak keluar rumah dalam memenuhi kebutuhan harian, Tokopedia juga memotong biaya layanan 100% untuk penjual di kategori produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain,” kata Nuraini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain lewat edukasi, langkah ini dinilai dapat mendorong penjual menjaga ketersediaan produk, juga menjaga harga tetap stabil. Mengingat belanja online dapat menjadi alternatif mengurangi resiko penyebaran virus di tempat ramai sekaligus mendorong bisnis lokal terus beroperasi secara online.

Data internal Tokopedia menunjukkan adanya kenaikan transaksi di produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain semenjak pandemi Covid-19 muncul di Indonesia. Produk yang paling banyak dicari antara lain, berbagai jenis masker mulut, cairan antiseptik atau hand sanitizer, hingga camilan sehat.

Demi mempermudah masyarakat mendapatkan produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain sesuai kebutuhan dan lebih efisien, Tokopedia mengadakan kampanye Peduli Sehat dan Lengkapi Persediaan Rumah.

Selain itu, Tokopedia menyalurkan lebih dari ribuan paket makanan ringan untuk anak-anak kurang mampu yang harus belajar dari rumah. Tokopedia kini juga tengah berdiskusi dengan mitra lembaga kemanusiaan untuk mendistribusikan perlengkapan sanitasi bagi yang membutuhkan.

“Kami mendorong seluruh masyarakat ikut berkontribusi dalam menekan laju penyebaran Covid-19 lewat gerakan #DiRumahAjaDulu, hal sederhana namun paling penting dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama,” tutup Nuraini.

Tokopedia juga membuat halaman khusus untuk mempermudah masyarakat mendapatkan perkembangan terbaru mengenai Covid-19 dan bisa diakses melalui link ini. (Leni)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB