IJP Lampung Pelajari Strategi Komunikasi Publik Jawa Barat dan Pola Kemitraan Media

Suryani

Senin, 1 Desember 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempelajari strategi komunikasi publik dan pola kemitraan antara Pemprov Jabar dan media. 

Bandung (Netizenku.com): Dalam pertemuan itu, IJP Lampung menilai Jawa Barat berhasil membangun sistem komunikasi yang efektif sehingga meningkatkan visibilitas kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), di mata publik.

Perwakilan IJP Lampung Hengki Irawan mengatakan, pihaknya ingin memahami bagaimana praktik komunikasi yang dijalankan Pemprov Jawa Barat dapat diterapkan di Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana KDM dengan sistem kerjanya yang luar biasa sehingga membuat Gubernur Jawa Barat ini dikenal masyarakat. Kami ingin mengetahui bagaimana hubungan media dengan Gubernur KDM serta bagaimana Jawa Barat bisa menjadi daerah dengan tren komunikasi publik yang tinggi,” ujar Hengki.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Ia berharap kunjungan ini dapat membuka peluang penerapan strategi serupa di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami berharap bisa mendapatkan informasi yang bisa diadopsi dan disinergikan dengan Pemprov Lampung,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Diskominfo Jawa Barat Andri Bukhori menjelaskan, bahwa kunci komunikasi Pemprov Jabar terletak pada evaluasi rutin serta standar operasional yang jelas.

“Strategi komunikasi kami selalu melalui evaluasi. Ada SOP dan prosedurnya, termasuk bagaimana menghadapi manajemen krisis. Minimal dua kali seminggu kami melakukan evaluasi,” kata Andri.

Ia menegaskan, pemerintah tidak dapat berjalan tanpa sinergi dengan media.

“Kami sadar pemerintah tidak bisa bekerja tanpa berkolaborasi dengan teman-teman media. Karena itu kami selalu menjaga hubungan baik dengan mitra,” ujarnya.

Andri menjelaskan, Diskominfo Jabar berfungsi sebagai fasilitator, bukan pengintervensi bagi wartawan yang tergabung dalam kelompok kerja Gedung Sate atau Pokja Kesat.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

“Kami hanya memastikan bahwa keanggotaan dan struktur Pokja benar-benar profesional, dibuktikan dengan sertifikasi jurnalis dan surat tugas dari kantor masing-masing,” jelasnya.

Selain dengan wartawan, Pemprov Jawa Barat juga menjalin kerja sama dengan perusahaan media dengan tetap mengedepankan kaidah dan etika jurnalistik.

“Kami bekerja sama dengan media, tapi di sisi lain kami juga punya pertanggungjawaban. Pertimbangan kerja sama selalu berdasarkan analisis,” kata Andri.

Menurutnya, Pemprov Jawa Barat juga merangkul berbagai organisasi jurnalis seperti PWI, IJTI, AJI, dan sejumlah organisasi lainnya untuk memperkuat sinergitas komunikasi pemerintah.

Ia menambahkan, seluruh media yang bekerja sama dengan Pemprov Jabar harus memiliki badan hukum yang telah diverifikasi oleh Dewan Pers.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Media juga diklasifikasikan mulai dari media cetak, online, media lokal daerah, hingga media nasional.

Andri mengatakan, pihaknya tetap membuka peluang kolaborasi dengan media dari luar Jawa Barat, termasuk dalam kunjungan kerja gubernur.

“Kalau ada kunjungan luar daerah, biasanya kami memberdayakan media lokal di lokasi kunjungan. Misalnya Pak Gubernur ke Lampung, ya media lokal Lampung kami libatkan untuk kolaborasi,” ujarnya.

Ia menyebut, keberuntungan lainnya adalah sosok gubernur yang sudah dikenal publik jauh sebelum menjabat.

“Alhamdulillah gubernur kami sudah terkenal terlebih dahulu, sudah punya strategi sendiri. Jadi kami tidak perlu melakukan branding dari awal,” kata Andri.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi pintu pembelajaran bagi IJP Lampung dalam memperkuat kolaborasi media dan pemerintah daerah, sekaligus meningkatkan efektivitas komunikasi publik di Provinsi Lampung. (Tauriq)

Berita Terkait

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Jumat, 17 April 2026 - 17:52 WIB

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

Kamis, 16 April 2026 - 13:16 WIB

Lampung Siap Bidik Tuan Rumah PON 2032

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC dan Renovasi Rumah Pasien

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 20:56 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Jalur Domisili Kini Berbasis Akademik

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:52 WIB