Hati-hati! AC Jarang Dibersihkan Sumber Infeksi Pernapasan

Redaksi

Sabtu, 3 Maret 2018 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buat skedule perawatan rutin AC dengan teknisi profesional.

Buat skedule perawatan rutin AC dengan teknisi profesional.

Bandarlampung (Netizenku): Membersihkan AC di kamar atau di ruang kerja secara rutin sesungguhnya bukan perkara rumit. Tinggal call teknisi, clear. Namun bagi yang memiliki aktivitas tinggi, pekerjaan rumah (PR) yang satu ini kerapkali terabaikan. Padahal, AC yang dirasa mampu memberi kenyamanan itu, bakal berubah menjadi monster penyebar jamur dan virus bagi pernapasan ketika dalam keadaan tidak normal.

Filter AC adalah bagian yang vital dari unit AC. Filter berfungsi menyaring segala debu-debu kotor dalam ruangan, sekaligus membunuh kuman. Apabila filter unit AC terlalu kotor dan tidak segera dibersihkan, maka debu-debu dan kuman yang tertumpuk itu akan tersirkulasi kembali ke dalam ruangan, dan tak jarang menyebabkan infeksi pernapasan bagi orang yang menghirupnya.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027

Setidaknya terdapat sederet ancaman yang dapat muncul bila acapkali berada dalam ruangan yang filter AC-nya dalam keadaan kotor. Berikut beberapa di antara ancaman tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gangguan pernapasan. Saat pendingin ruangan tidak dibersihkan dengan cermat, terutama filternya, berbagai jenis bakteri dan jamur bisa berkembang biak. Ketika mikroorganisme ini terhirup , berbagai gangguan pernapasan bisa timbul, termasuk yang paling berbahaya, radang paru (pneumonia).

Baca Juga  Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar

Kepala sakit atau badan terasa tak fit. Banyak orang yang saat bekerja di ruangan ber-AC kerap merasa kelelahan, sakit kepala dan meriang. Tetapi saat m meninggalkan gedung, gejala-gejala tersebut membaik. Kondisi ini disebut \’sick building syndrome\’. Keluhan yang dirasakan antara lain gangguan telinga, hidung dan tenggorokan.

Penelitian tahun 2004 menunjukkan, orang yang bekerja di ruangan ber-AC sering mengalami gejala-gejala tidak enak badan dibandingkan yang bekerja dalam ruangan tak berpendingin. Untuk menyiasatinya, pasang temperatur AC tidak terlalu dingin, dan setiap beberapa waktu berjalanlah ke luar ruangan untuk mendapat udara segar.

Siap-siap Terkontaminasi. The Environmental Protection Agency (EPA) memberi peringatan bahaya polutan di dalam ruangan lebih berbahaya dari pada di luar ruangan.
Hal ini terjadi karena AC terpusat tidak memberikan udara yang segar tapi udara lama yang disirkulasi. Dengan kata lain, jika ada jamur, debu, atau virus dari orang yang sedang sakit, kita pun dengan lebih mudah tertular.

Baca Juga  Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi

Kulit kering. Makin lama berada di ruangan ber-AC, makin kering kulit Anda. Seperti halnya udara dingin, udara yang kering juga akan membuat kulit kehilangan kelembabannya. Rambut pun bisa mengalami kondisi kekeringan yang sama. (Dbs)

Berita Terkait

Dukung Tubaba Cerdas, Disperpusip Gelar Layanan Keliling ke Sekolah dan Pesantren
Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027
Tubaba Memikat Desainer Dunia Naoto Fukasawa “Tubaba Bak Syurga”
Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi
Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan
Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Egi Saksikan Ngaben Massal Balinuraga, 270 Sawa Diikuti Ribuan Pengunjung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Pemkab Lampung Selatan Mulai Rekonstruksi 20 Ruas Jalan Senilai Rp100 Miliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:40 WIB

PWI Lampung Selatan Apresiasi Podcast KPU sebagai Media Edukasi Demokrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:58 WIB

Bupati Egi dan Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Natar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:27 WIB

TP PKK Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose pada HKG PKK 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:13 WIB

Lampung Selatan Pertahankan Status UHC Prioritas, Kepesertaan JKN Capai 99,91 Persen

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:15 WIB

Komisi Gabungan DPRD Lampung Selatan Sidak PT Oasis Wood Industry, Soroti Limbah, BPJS Ketenagakerjaan, dan CSR

Berita Terbaru

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau lokasi perbaikan jalan. (foto: ist)

Bandarlampung

Jalan Rusak Kedamaian Mulai Dibenahi

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana .(foto: ist)

Bandarlampung

Eva Ingatkan OPD Tak Lambat Tanggapi Keluhan Warga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:11 WIB

Lampung Selatan

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:23 WIB