Harga Singkong Anjlok Petani Lamtim Menjerit

Redaksi

Selasa, 25 Februari 2020 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Masyarakat petani singkong di Kabupaten Lampung Timur menjerit. Pasalnya, harga singkong hasil ladang mereka hanya dihargai  Rp1.080/Kg. Salah satu petani singkong, Fauzi mengatakan, sekarang harga singkong kembali anjlok. Padahal beberapa waktu yang lewat harga singkong mencapai Rp1.600/kg. Penurunan harga ini sangat jauh dari harga sebelumnya.

“Namun, meski harga turun, kami tak ada pilihan lain untuk harus tetap memanen meskipun harga sedang jatuh. Sebab kalau tidak dipanen usia singkong akan semakin bertambah menyebabkan kualitasnya menjadi kurang baik ditambah pula ladang menjadi terlambat diolah kembali,” ujarnya.

Selain harga turun, potongan tonase timbangan juga naik, sebelumnya hanya 25 persen, ini menjadi 35 persen. Para pengusaha pabrik singkong yang ada sering mempermainkan harga dan potongan timbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu contoh cara mereka mempermainkan harga adalah harga singkong pada hari ini sekitar seribu per Kg setelah dua atau tiga hari harga itu turun lagi dan penurunan harga itu bisa sampai beberapa kali penurunan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia berharap kepada pemerintah daerah Lamtim agar dapat melakukan koordinasi kepada para pengusaha untuk menjaga kestabilan harga. Mengingat masyarakat Lamtim kebanyakan berpenghasilan dari ladang singkong.

“Jangan sampai terjadi lagi seperti tahun 2016 lalu, masyarakat petani sampai melakukan aksi unjuk rasa karena anjloknya harga singkong. Kita berharap agar pemerintah untuk dapat memanggil para pengusaha yang ada di Lampung Timur ini, agar dapat mencari solusi bagai mana cara untuk menjaga kestabilan harga singkong tersebut,” ujarnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:10 WIB

Oplus_131072

Tulang Bawang Barat

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bandarlampung

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:45 WIB