Harga Meroket, Eva Bagi-Bagi Beras

Luki Pratama

Rabu, 28 Februari 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, ketika membagikan bantuan beras. Foto: Niko.

Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, ketika membagikan bantuan beras. Foto: Niko.

Bandarlampung (Netizenku.com): Angka kenaikan harga beras yang semakin tinggi dan terbatasnya stok beras akibat dampak El Nino telah menggerakkan langkah cepat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, mengatakan Pemkot telah meluncurkan program bantuan di 20 Kecamatan, Senin (26/2).

Kepala Dinas Pangan, M Yusuf, menerangkan program tersebut didukung oleh Pemerintah Pusat dan akan berlangsung selama enam bulan.

Baca Juga  HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini sejalan dengan tujuan Pemerintah Pusat untuk menstabilkan harga beras dan membantu masyarakat menengah ke bawah yang kesulitan mendapatkan beras karena harganya yang cukup tinggi,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (28/2).

Ia menjelaskan bahwa program ini akan dilaksanakan secara bertahap di total 126 kelurahan di Kota Bandarlampung.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Namun, secara simbolis, program telah dimulai dengan pembagian di 10 titik yang diikuti oleh 5 titik kecamatan, yaitu Rajabasa, Labuhan Ratu, Tanjung Senang, Kedaton, dan Wayhalim.
Sambil mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan ‘Panic Buying’, Yusuf menekankan pentingnya menunggu panen massal sebelum Hari Raya.

Selain itu, Pemerintah Kota Bandarlampung juga aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengawasan di gudang industri, pasar tradisional, serta kios-kios untuk memastikan harga kebutuhan pangan kembali normal.

Baca Juga  Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

“Panic Buying dapat berdampak serius bagi masyarakat menengah ke bawah,” tambahnya. (Niko)

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB