Guru P3K di Provinsi Lampung Menunggu Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2022 Sebesar 100 Miliar

Redaksi

Minggu, 18 Juni 2023 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam rapat dengar pendapat yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, serta anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, dibahas mengenai alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2022 yang dialokasikan untuk peruntukan gaji guru P3K di Provinsi Lampung. Anggaran sebesar 100 miliar rupiah telah dianggarkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk guru-guru honorer tersebut.

“Perlu saya sampaikan bahwa Kementerian Keuangan telah menganggarkan sebesar 100 miliar rupiah untuk Provinsi Lampung, yang akan dialokasikan kepada 5 ribu guru honorer melalui DAU,” kata Syarif, anggota Komisi V DPRD Lampung, saat rapat dengar pendapat yang berlangsung di ruang rapat besar DPRD Lampung, Senin (03/04).

Baca Juga  Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular

Namun demikian, berdasarkan data yang diterima oleh Komisi V, pada tahun 2022, hanya 1429 orang yang lulus Passing Grade (PG) dan baru 422 orang yang ditempatkan. Hal ini berarti masih terdapat permasalahan yang melibatkan 1007 orang guru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita semua sudah memiliki tanggung jawab terhadap guru-guru yang belum menerima hak-hak mereka, yaitu penerbitan Surat Keputusan (SK) penempatan. Kita masih memiliki hutang terhadap mereka selama kurang lebih 2 tahun,” tegasnya.

Baca Juga  PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Dalam kuota anggaran DAU yang tertera, terdapat anggaran dan jumlah guru yang telah dialokasikan. Namun, faktanya masih terdapat hutang kepada 1007 orang guru yang telah lulus PG. Jika memungkinkan, masalah ini dapat diatasi melalui anggaran perubahan tahun 2023.

“Kita semua hadir di sini, sehingga ini harus menjadi pemikiran bersama kita. Kemana perginya DAU sebesar 1 miliar? Jika DAU itu direalisasikan sesuai peruntukannya, saya rasa tidak akan ada masalah mengenai honorarium ini,” tegasnya.

Baca Juga  Mikdar Ilyas Dorong Pemprov Lampung Siapkan Anggaran Khusus Penanganan Bencana

Wakil Ketua Komisi V DPRD Lampung, Budi Yuhanda, menyatakan bahwa kendala yang dihadapi Pemerintah Provinsi Lampung dalam menangani tenaga honorer adalah masalah anggaran. Oleh karena itu, diperlukan keseragaman data yang perlu dibahas secara mendalam.

“Kendala yang kita hadapi dalam pembahasan mengenai guru honorer di Lampung adalah anggaran. Oleh karena itu, saya meminta penjelasan mengenai DAU sebesar 100 miliar yang didalamnya termasuk alokasi untuk tenaga honorer. Saya harap Sekda dan BPKAD dapat memberikan penjelasan yang jelas,” tegasnya. (Luki)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung
Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi
NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk
Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan
Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan
PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Berita Terbaru