FUSA UIN Teken MoA dengan Ponpes Diniyyah Putri

Redaksi

Selasa, 29 Mei 2018 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Lentera SL):  Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung tanda tangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Diniyyah Putri Lampung, di Ponpes Diniyyah Putri, Negeri Sakti, Pesawaran Selasa (29/5).

MoA ini langsung di tanda tangani Dekan FUSA Dr Arsyad Sobby Kesuma dan Pimpinan DPL yang diwakili Kepala Madrasah Aliyah (MA) Diniyyah Putri Drs Ridwan. Penandatanganan MoA ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah dilakukan UIN dengan 5 Ponpes di Lampung, salah satunya Diniyyah Putri pada 25 April 2018. Tujuan MoA tersebut membahas secara lebih teknis kerjasama antara kedua belah pihak untuk menciptakan cendikiawan muslim.

Wakil Dekan II FUSA Dr Sudarman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa  MoA tersebut untuk membangun sinergitas antara FUSA dengan Diniyyah Putri. \”Nantinya ada penguatan-penguatan SDM dari Fakultas Ushuluddin dan kontribusi lain antara kedua belah pihak,\” ujarnya.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga berharap, MoA ini tidak berhenti di atas kertas tetapi juga harus diimplementasikan dan saling menguatkan. “Diantara isi kerjasama ini yakni kami akan memberikan beasiswa gratis SPP dari semester 1 sampai 8 kepada santri yang akan melanjutkan di Fakultas,” imbuhnya.

FUSA ditahun 2018 ini akan memberikan beasiswa gratis SPP di 2 prodi dari 7 prodi. Pertama, Prodi Studi Agama-Agama (SAA) dan kedua, prodi Tasawuf dan Psikoterapi.

Sudarman pun menjelaskan, 5 prodi lainnya memiliki peluang beasiswa tetapi dengan skema yang berbeda. “Semoga kerjasama ini bisa membawa manfaat untuk dunia pendidikan dan umat dengan arti yang seluas-luasnya,” tambahnya.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Hal tersebut disambut baik pihak Diniyyah Puteri seperti yang disampaikan Kepala MA Drs Ridwan. “Kami mengucapkan terima kasih karena Diniyyah Putri dipilih menjadi salah satu pondok pesantren di Lampung yang melakukan MoU dengan UIN,” katanya.

Menurut alumni Fakultas Ushuluddin IAIN (UIN) Raden Intan tersebut, kerjasama yang dilakukan itu merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan bagi lembaganya. “Semoga Allah SWT memberikan jalan atas kerjasama ini demi memajukan lembaga pendidikan kita,” tutur Ridwan saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Kepala Biro AAKK UIN Drs Jumari Iswadi mengatakan,  tahun ini baru beberapa di ponpes di Lampung yang dilakukan kerjasama. “Insyaallah kami akan kerjasama dengan beberapa ponpes atau sekolah lain. Karena kami sadar, kita tidak bisa jalan sendiri, kita harus kerjasama,” ujarnya.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Jumari juga menceritakan perkembangan secara singkat UIN Raden Intan. “Dulu kita mencari cara bagaimana mencari mahasiswa. Sekarang, kita mencari cara bagaimana menolak dengan baik mahasiswa karena kuota kita terbatas,” ucapnya yang juga alumni Fakultas Ushuluddin.

Meski demikian, ia mengatakan tetap mencari santri yang unggul khususnya dari Lampung sebagai calon mahasiswa UIN.  Selain itu, kerjasama yang telah dilakukan UIN bukan hanya dari ponpes di Lampung, tetapi juga kedutaan-kedutaan besar untuk Indonesia dan lembaga-lembaga lain di tingkat internasional.

Hadir juga pada acara ini para Wakil Dekan, Kabag, Kasubag, Kaprodi FUSA serta pimpinan, dewan guru, dan santri Diniyyah Putri Lampung. Setelah penandatanganan MoA, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. (Aby)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 18:48 WIB

Imigrasi Kalianda Gelar Syukuran Hari Bakti ke-76

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:35 WIB

Lampung Selatan Raih Predikat “Sangat Baik” ITKP 2025

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:36 WIB

Tindak Lanjut Pengawasan Tuntas, Pemkab Lamsel Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:42 WIB

Bupati Egi Resmikan Jalan Kota Baru–Sinar Rejeki

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:58 WIB

Kapolres Lamsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:26 WIB

Unik, Pelantikan Pejabat Eselon II Lampung Selatan Digelar di Ruang Terbuka

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:19 WIB

Polres Lampung Selatan Siap Amankan Konferkab IX PWI

Senin, 5 Januari 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Lamsel Tegaskan TPG ASN ke-13 Cair Januari 2026

Berita Terbaru

Lampung Barat

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:21 WIB

Lampung

DPRD Lampung Pastikan Tak Ada Irigasi Baru Tahun 2026

Selasa, 27 Jan 2026 - 15:03 WIB

Lampung

Inflasi Lampung Terkendali, Pemprov Waspadai Harga Pangan

Selasa, 27 Jan 2026 - 14:19 WIB