Fakultas Kedokteran Unila Buka Prodi Baru, RSUDAM Terbuka Sebagai Lokasi Praktek

Redaksi

Rabu, 4 Juli 2018 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam rangka pendirian program studi Prodi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) adakan visitasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Rabu (4/7).

\”Kegiatan visitasi ini bertujuan sebagai proses dan pengkajian dalam rangka pendirian program studi PPDS Fakultas Kedokteran Unila bekerjasama dengan RSUDAM,\” ujar Ketua TIM pendirian prodi pendidikan spesialis paru
Dr. dr. Susianti.

Ia mengungkapkan, dalam rangka persiapan pendirian program studi kedokteran spesialis paru Fakultas Kedokteran Unila, perlu adanya tempat lahan pembelajaran yang berada di RSUDAM, untuk itu dilakukan visitasi untuk melihat persiapan lahan praktek tersebut. Target pelaksanaan program studi ini akan dibuka pada tahun 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Program studi ini untuk menghasilkan dokter spesialis paru guna memenuhi kebutuhan masyarakat Lampung yang saat ini baru memiliki 12 dokter spesialis paru,\” ucapnya.

Mengingat program spesialis ini baru pertama kali di Universitas Lampung, ia berharap dengan dibukanya program studi dokter spesialis ini, akan menyusul program studi dokter spesialis-spesialis lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUDAM, Dr. Hery Djoko Subandriyo mengatakan, selama ini Rumah Sakit Abdul Moeloek selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, harapannya, dengan dibuka program studi spesialis paru ini, dapat menciptakan dokter-dokter spesialis yang baru sehingga lebih memperkaya sumber daya terampil dan handal.

\”RSUDAM siap untuk memfasilitasi sarana dan prasarana sebagai lahan tempat praktek dan pembelajaran bagi mahasiswa kedokteran yang mengambil spesialis paru,\” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Hery Suliyanto mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi jajaran Universitas Lampung yang mengembangkan Program Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

\”Pemprov Lampung sangat men-support adanya program studi baru ini, karena mempunyai tujuan yang sangat strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia di bidang kedokteran yang berkualitas dan bermartabat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran,” ujar Hery. (Aby)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB