Eva-Deddy Bantah Manfaatkan Rapid Test Saksi Untuk Pemenangan

Redaksi

Jumat, 18 Desember 2020 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 03, Eva Dwiana dan Deddy Amarullah, menggelar jumpa pers di kediaman Eva Dwiana Palapa, Tanjungkarang Pusat, Selasa (15/12). Foto: Netizenku.com

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 03, Eva Dwiana dan Deddy Amarullah, menggelar jumpa pers di kediaman Eva Dwiana Palapa, Tanjungkarang Pusat, Selasa (15/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pasangan Calon Nomor Urut 03, Eva Dwiana-Deddy Amarullah, melalui Tim Kuasa Hukum membantah memanfaatkan rapid rest yang dibiayai Pemerintah Kota Bandarlampung untuk saksi calon demi pemenangan klien mereka.

Menurut salah satu Tim Kuasa Hukum Eva-Deddy, Arif Hidayatullah mengatakan pelaksanaan rapid test sesuai dengan instruksi KPU Kota Bandarlampung Nomor: 334/TU.011-SD/1871/KPU-KOT/VI/2020 tertanggal 16 Juni 2020 perihal Permohonan Pelaksanaan Kegiatan Rapid Test untuk Penyelenggara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung Tahun 2020 dan Permintaan APD (Alat pelindung Diri) untuk petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Pelaksanaan rapid test juga dilakukan sesuai dengan Surat Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Nomor: 170/LA-14/KU.00.01/IV/2020 tertanggal 16 Juni 2020 perihal Permohonan Rapid Test.

Baca Juga  Kekuasaan dalam Dunia Fiksi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Pada intinya surat tersebut, meminta rapid test bagi jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU, Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Sekretariat, Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Sekretariat agar dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,\” kata Arif Hidayatullah.

Pun demikian halnya dengan rapid test bagi jajaran Bawaslu dan Sekretariat di setiap tingkatan dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas sesuai dengan Jadwal yang telah ditentukan.

\”Untuk rapid test saksi pasangan calon wali kota/wakil wali kota yang telah ditunjuk oleh pasangan calon dilaksanakan di seluruh Puskesmas sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan gratis. Logistik rapid disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung,\” ujar Arif.

Baca Juga  Kekuasaan dalam Dunia Fiksi

Sehingga tidak benar, jika Terlapor memanfaatkan anggaran rapid test untuk seluruh saksi Terlapor.

\”Karena pada kenyataannya rapid test tersebut ditujukan untuk seluruh penyelenggara Pilkada Kota Bandarlampung dan seluruh saksi pasangan calon,\” kata dia.

Selain itu, lanjut Arif, pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) tidak ada hubungannya dengan pemenangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah.

\”Pembentukan Pokdarwis untuk memaksimalkan potensi wisata sebagai salah satu program fokus Presiden Jokowi di tengah wabah Covid-19,\” ujarnya.

Baca Juga  Kekuasaan dalam Dunia Fiksi

Hal itu didasarkan pada UU Nomor 10 Tahun 2019 tentang Kepariwisataan, Inpres Nomor 16 Tahun 2005, Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.

\”Berdasarkan dalil tersebut, pembentukan Pokdarwis adalah program pemerintah pusat dan tidak ada sama sekali kepentingan untuk pemenangan Terlapor,\” pungkas Arif.

Sidang Penanganan Pelanggaran Administrasi TSM dipimpin Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah selaku Ketua Majelis Pemeriksa bersama Anggota Ade Asyari, Hermansyah, Karno Satarya. Sedangkan pihak Pelapor, Yopi Hendro, diwakili kuasa hukumnya yaitu Herwanto dan Dina. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:28 WIB

DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:24 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Senin, 12 Januari 2026 - 20:04 WIB

Mirzani Tekankan Bank Lampung Harus Berdampak bagi Ekonomi Daerah

Senin, 12 Januari 2026 - 16:57 WIB

Warga Way Dadi Desak Penyelesaian Lahan dalam RDP DPRD Lampung

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:52 WIB

KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:42 WIB

Wagub Jihan Apresiasi Penggalangan Bumbung Kemanusiaan Pramuka Lampung

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:42 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Inisiatif Perda Anti LGBT

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gubernur Lampung Tutup AI Ideathon 2025, Lahirkan Inovasi untuk Desa

Berita Terbaru

Lampung

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:24 WIB