Dukung Ketahanan Pangan, Kejari Lambar Sulap Lahan Tidur Jadi Sawah

iwan

Rabu, 17 September 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan tidur seluas 1,5 hektare yang tidak digarap selama 31 tahun di Pemangku Tanjung Kemala, Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, disulap menjadi sawah oleh Kejaksaan Negeri setempat. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung Astacita Presiden RI Prabowo Subianto.

Lampung Barat (Netizenku.com): Kajati Lampung, Danang Suryo Wibowo, mengapresiasi pemanfaatan lahan tidur tersebut saat melakukan penanaman bibit padi perdana, Rabu (17/9/2025). Ia menegaskan, Lampung Barat menjadi kabupaten pertama yang mendukung program Petani Mitra Adhyaksa (PMA) dengan membuka lahan khusus.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

“PMA merupakan bentuk nyata dukungan Kejaksaan dalam mewujudkan Astacita Presiden RI, khususnya misi penguatan ketahanan pangan nasional. Saya apresiasi karena Lampung Barat yang pertama mendukung program kejaksaan ini dengan membuka lahan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyambut baik program PMA yang merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung ketahanan pangan nasional, terlebih dengan memanfaatkan lahan tidur.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

“Kita menyadari visi besar Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya terkait ketahanan pangan, tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Terima kasih kepada Kejati dan Kejari yang telah bersinergi dengan Pemkab Lampung Barat dalam mewujudkan misi penguatan ketahanan pangan nasional,” kata Parosil.

Sementara itu, Kajari Lampung Barat, M. Zainur Rochman menambahkan PMA hadir untuk meningkatkan produktivitas masyarakat di bidang pertanian secara berkelanjutan.

Baca Juga  Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak

“Sinergi antara pemerintah dan petani melalui sistem modern ini diharapkan mampu menopang ketahanan pangan masyarakat. Harapannya, warga tidak perlu lagi membeli beras dari luar,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung

Berita Terbaru