Dua Desa Wakili Pringsewu di Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi

Redaksi

Selasa, 15 Juni 2021 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, dan Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, mewakili Kabupaten Pringsewu pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021.

Terkait hal tersebut, Tim Klarifikasi Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Pemerintah Provinsi Lampung mengunjungi pekon dan kelurahan tersebut, Selasa (15/6), diawali dengan meninjau terlebih dahulu Pekon Bumiratu dan dilanjutkan dengan meninjau Kelurahan Pringsewu Selatan.

Turut menghadiri acara tersebut, jajaran Pemerintah Daerah, DPRD beserta Forkopimda, camat dan kepala pekon/lurah juga tokoh masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Pringsewu, Dr.Hi.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA, mengharapkan melalui lomba tersebut, dapat meningkatkan kompetisi desa atau pekon, serta kelurahan dalam memberdayakan berbagai sektor kehidupan masyarakat, guna memotivasi dan meningkatkan gairah membangun dengan memaksimalkan pemanfaatan potensi yang ada.

“Saya berharap tim klarifikasi atau penilai dapat melakukan penilaian secara obyektif, dan berpedoman pada sasaran dan indikator yang ditetapkan sekaligus memberikan petunjuk dan bimbingan dalam rangka pembenahan dan peningkatan kemajuan,” harapnya.

Baca Juga  Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Sementara itu, Ketua Tim Klarifikasi Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung, Dr.Zaidirina, SE, M.Si., saat meninjau Pekon Bumiratu mengatakan, sebagai salah satu media untuk melaksanakan evaluasi terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.81 Tahun 2015 Tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan.

Evaluasi tersebut merupakan suatu upaya penilaian tingkat penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.

“Salah satu tahapan dalam rangka evaluasi adalah acara pada hari ini, yaitu lomba desa, yang meliputi 3 bidang penilaian, masing-masing yakni bidang pemerintahan desa, kewilayahan, dan kemasyarakatan, dengan 19 aspek dan 490 indikator penilaian. Maka dari itu, penilaiannya harus hati-hati dan semua unsur juga harus terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Dikatakannya, lomba desa dan kelurahan 2021 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, di mana pandemi ini sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi, sosial dan kemasyarakatan di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung.

Oleh karena itu, penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan lomba desa dan kelurahan merupakan hal yang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya.

“Pandemi ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi desa untuk tetap melakukan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungannya, dengan melakukan inovasi sesuai dengan potensi yang ada di desa masing-masing. Salah satunya adalah desa mart yang merupakan inovasi yang luar biasa. Jika ini jadi, bukan hanya menjadi contoh di provinsi tetapi juga menjadi contoh nasional,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Zaidirina, bahwa pemerintah pusat telah memberikan Dana Desa yang langsung ditransfer ke desa, dan wajib digunakan untuk membiayai kewenangannya berdasarkan atas hak asal-usul dan kewenangan lokal desa. Karena itu, seorang kepala desa dituntut piawai dalam memanfaatkan dan mendayagunakan seluruh potensi yang ada, untuk mendukung suksesnya proses pembangunan di desa.

Baca Juga  Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

“Pekon Bumiratu ini sungguh luar biasa, desanya besar dan ada waduk. Potensinya memang luar biasa, jadi harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin. Kalau nantinya Pekon Bumiratu ini menang, Pak Kapekon juga harus diupgrade pengetahuannya tentang desa, karena nantinya akan di tes oleh 7 dirjen dan 4 profesor. Selain itu, dari pusat juga akan turun lagi ke sini. Dan, bukan hanya tugas Pak Kapekon, bupati atau wakil bupati, serta ketua TP-PKK juga akan di tes, termasuk ketua TP-PKK pekon,” tutupnya. (Rz/len)

Berita Terkait

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian
Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar
Polisi Tangkap Penipu Modus Gadai Sawah di Bandar Lampung
Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2
Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo
Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu
Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB