DPRD Lamtim Sampaikan 8 Rekomendasi LKPJ Bupati TA 2017

Redaksi

Senin, 26 Maret 2018 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku): Panitia khusus (pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Timur menyampaikan 8 (delapan) kesimpulan dan rekomendasi tentang hasil pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lamtim Tahun Anggaran 2017 dalam rapat paripurna DPRD Lamtim, di ruang sidang DPRD Lamtim, Senin (26/03).

Laporan Pansus DPRD lamtim yang dibacakan Nanik Hermin Astuti mengatakan, bahwa berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan oleh panitia khusus terhadap kinerja pemerintah daerah melalui LKPJ Tahun Anggaran 2017, memandang perlu untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk dijadikan sebagai bahan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintah Kabupaten Lampung Timur ke depan.

Adapun rekomendasi Pansus DPRD Lamtim adalah sebagai berikut, Pertama, Dinas Pekerjaan Umum agar kualitas pekerjaan fisik lebih ditingkatkan karena masih banyak di lapangan terdapat ruas jalan yang sudah rusak hasil pembangunan tahun 2017, juga sumur bor yang tidak berfungsi. \”Maka kami meminta agar pemerintah Lampung Timur mengevaluasi rekanan yang hasil pekerjaannya tidak baik,\” jelasnya.

Kemudian Kedua, Dinas Koperasi dan tenaga kerja agar mengevaluasi koperasi yang tidak sehat dan memberi sanksi sesuai aturan. Ketiga, menindak tegas dokter spesialis anestesi yang telah menyelesaikan pendidikannya dan tidak kembali bertugas kembali di Kabupaten Lampung Timur dan pemerintah daerah melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD).

\”Keempat, pemerintah daerah dalam merencanakan program di SKPD agar ada keterpaduan antara SKPD sehingga tidak terkesan berjalan masing-masing terutama di wilayah-wilayah yang berpotensi dari sisi pengembangan perekonomian masyarakat,\” ungkapnya.

Sementara yang ke lima, desa ramah anak agar ditunjang dengan keseriusan dari semua pihak yang terkait dalam gugus tugas program desa ramah anak untuk fokus pada satu desa sebagai pilot project di Kabupaten Lampung Timur.

Baca Juga  Polres Pesawaran Simulasi Sispamkota Pemilu 2019

Ke enam, terkait penyerapan dana DAK yang tidak maksimal seperti terbengkalainya pembangunan Puskesmas Way Jepara Kabupaten Lampung Timur dan berimbas pada DAK di tahun yang akan datang, maka perlu penataan, pengelolaan, pengawasan, ketegasan dan pemahaman administrasi yang dalam hingga keputusan putus kontrak, kita harapkan tidak terjadi di tahun mendatang yang menyebabkan menjadi beban APBD pada tahun berikutnya.

\”Maka pembangunan Puskesmas Way Jepara agar segera diselesaikan mengingat aktivitas di Puskesmas tersebut sangat ramai tingkat kunjungan pasiennya,\” ucapnya.

Ke tujuh, pengurusan surat perizinan agar tidak berbelit-belit karena pengurusan dan prosedur pengurusan sangat rumit, sehingga para investor kurang berminat untuk menginvestasikan modalnya di Kabupaten Lampung Timur.

\”Hendaknya dibuat rumusan yang pasti untuk memudahkan proses pengurusan perizinan. Yang terakhir adalah, dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kami harapkan melalui pemerintah daerah agar memperhatikan keberadaan peralatan rekam maupun cetak e-ktp agar pelayanan terhadap masyarakat lebih maksimal, karena banyak di kecamatan-kecamatan yang peralatannya dalam kondisi rusak,\” ungkapnya.

Baca Juga  Pejabat Tubaba Bakal Lakukan Ukom

Sementara itu, Plt Bupati Lamtim Zaiful Bokhari mengatakan, guna meningkatkan kinerja dan perbaikan penyelenggaraan pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur ke depan, rekomendasi Pansus yang diyakini merupakan hasil kerajinan Pansus secara mendalam akan menjadi catatan penting, dalam perhatian bagi pihaknya dalam melaksanakan pembangunan daerah.

\”Kami juga terus mengharapkan dukungan penuh dari DPRD dan seluruh masyarakat untuk melaksanakan pengawasan eksternal dan memberikan koreksi yang konstruktif agar pembangunan yang dilaksanakan dapat lebih baik terarah dan fokus guna memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Lampung Timur,\” ungkapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Membangun Desa Ramah Perempuan dan Anak Melalui Program Desa Siger
Ikhwal THR, Disnaker Lampung: Tunggu Edaran Menteri Ketenagakerjaan
Arinal Minta Petani Tak Jual Gabah Ke Tengkulak
Lonjakan Kasus DBD di Lampung, Dinkes Tetapkan Proses Fogging dan Antisipasi Peningkatan Kasus
Kemenkumham Lampung Gelar Rakor MPWN dan MPDN Se-Provinsi Lampung
Ratusan Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi Tuntut Penghentian Operasi Pabrik CPO
Diskeswan Lampung Himbau Perusahaan Penggemukan Sapi Tidak Menaikan Harga
Wakil Ketua DPRD I Elly Wahyuni : Hindari Bencana Banjir Pemkot Perlu Normalisasi Sungai, Warga Jangan Buang Sampah di Sungai

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB