Hoax, Wali Kota Palu Dikabarkan Tewas Akibat Tsunami

Avatar

Minggu, 30 September 2018 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palu Sulawesi Tengah Hidayat (kiri) dan Wakilnya Sigit Purnomo alias Pasha \'Ungu\' (Foto: Istimewa)

Wali Kota Palu Sulawesi Tengah Hidayat (kiri) dan Wakilnya Sigit Purnomo alias Pasha \'Ungu\' (Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Hidayat dikabarkan meninggal akibat musibah gempa dan tsunami.

Kabar tersebut beredar dan menjadi viral, namun dipastikan hoax.

Informasi tewasnya Hidayat tersebar melalui tangkapan layar (screenshot) aplikasi pesan singkat. Tidak diketahui secara jelas sumber dari pesan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

\”Innalillahi wa innailaihi rojiun. Walikota Palu meninggal dalam musibah tsunami di Palu,\” tulis pesan tersebut.

Produser lapangan CNN Indonesia, Reza Ramadhan sempat melihat kondisi Hidayat dalam keadaan sehat pada hari Minggu (30/9/2018).

Informasi itu juga dipastikan hoax dari istri Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo (Pasha \’Ungu\’), Adelia Wilhelmina.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

\”Banyak banget berita di luaran kalau suami sudah hilang. Nggak kok. Suami masih sehat, pak wali sehat, saya juga sehat. Alhamdulillah,\” ujar Adelia saat dimintai konfirmasi.

Seperti diketahui, gempa yang mengguncang Palu terjadi pada hari Jumat (28/9) dan menimbulkan tsunami setinggi 5 meter. Sejauh ini, ada 832 orang yang dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

\”Dampak bencana di Sulteng, jumlah korban total 832 meninggal dunia, terdiri di Palu 821 orang dan Kabupaten Donggala 11 orang,\” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, saat jumpa pers di kantornya, Jalan Pramuka, Jakarta Timur. (dtc/lan)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB