DPRD Lampung Bahas Nasib Honorer R4 Tendik

Suryani

Jumat, 19 September 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi V DPRD Provinsi Lampung menggelar rapat dengar pendapat (RDP) membahas keresahan terkait masa depan dan status kerja honorer R4 tenaga kependidikan (Tendik) di Lampung. RDP berlangsung di ruang rapat Komisi V DPRD Lampung, Jumat (19/9/2025).

Bandarlampung (Netizenku.com): Rapat tersebut dihadiri sejumlah instansi terkait, antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Salah satu tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Sungkai Utara, Lampung Utara, Novita Butar Butar, menyampaikan keresahan terkait status honorer R4.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentu yang kami sampaikan soal kejelasan masa depan kami. Ada yang digaji hanya Rp500 ribu, ada yang Rp750 ribu per bulan, tergantung kemampuan sekolah masing-masing. Kami berharap ada kejelasan status, terutama terkait PPPK,” ujar Novita.

Ia menambahkan, honorer R4 Tendik yang terdiri dari staf administrasi, pustakawan, laboran, hingga tenaga kebersihan berperan penting di sekolah. Namun, kesejahteraan mereka masih jauh dari layak.

“Kami menuntut kejelasan bagaimana masa depan kami sebagai honorer R4 Tendik dan kepastian soal PPPK,” lanjutnya.

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amrico, menegaskan aspirasi para honorer sudah ditampung dan pihaknya akan segera mencari solusi.

Baca Juga  Eva Dwiana Minta BPN Lampung Permudah Sertifikat Tanah Warga Kurang Mampu

“Semua aspirasi sudah kita dengar. Mereka berharap ada kejelasan status dan skema pembiayaan. Untuk guru paruh waktu memang menggunakan APBD, sedangkan Tendik karena belum ada regulasi baru masih dibiayai OPD dan dana BOS. Secepatnya SK akan diperbarui agar hak mereka segera terpenuhi,” jelas Thomas.

Ia menyebut jumlah honorer R4 Tendik di Lampung mencapai 699 orang. Keberadaan mereka dinilai sangat penting dalam mendukung kualitas pendidikan di sekolah.

“Mereka tidak boleh mengalami pemutusan hubungan kerja. Kami akan pertahankan. Gaji memang variatif, tapi kami minta sekolah bisa menaikkannya 5–10 persen pada tahun anggaran 2026 mendatang, serta memastikan tidak ada keterlambatan pembayaran,” tegasnya.

Baca Juga  Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, menegaskan pihaknya akan serius menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Hari ini semua kami panggil agar jelas dan konkret. Di antara mereka ada yang sudah mengabdi belasan hingga 20 tahun, jadi layak mendapatkan kesejahteraan lebih baik. Kami juga akan mengkaji pemberian insentif tambahan sesuai kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (Tauriq)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:45 WIB

Disdik Lampung Perkuat Pengawasan Siswa Cegah Keterlibatan Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Lampung Permudah Peminjaman Aset melalui Aplikasi SIMASTER

Rabu, 30 September 2026 - 11:21 WIB

Koperasi IJP Lampung Luncurkan RPK, Perkuat Layanan Kebutuhan Pokok Anggota

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

NTB Studi Tiru Program Desaku Maju di Lampung

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Berita Terbaru

Lampung

NTB Studi Tiru Program Desaku Maju di Lampung

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:03 WIB