BERBAGI
Itera Terima Bantuan 1.000 RDT Covid-19
Rektor Itera Prof Ir Ofyar Z Tamin MSc PhD (kiri) menerima bantuan sebanyak 1.000 unit RDT Covid-19 dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat di Kampus Itera, Rabu (19/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Institut Teknologi Sumatera (Itera) secara ketat menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di lingkungan kampus.

Itera memastikan seluruh sivitas akademika baik dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang beraktivitas di kampus mematuhi standar operasional prosedur (SOP) pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh Badan Pembina Adaptasi Kehidupan Baru (BPAKB) Itera.

Penerapan protokol kesehatan secara ketat juga diberlakukan kepada seluruh calon dosen dan mahasiswa baru Itera, dan tamu/pihak luar yang akan memasuki lingkungan kampus, sehingga dapat mendeteksi dini orang yang terpapar Covid-19.

Itera membenarkan, adanya satu dosen baru yang positif terpapar Covid-19. Dosen baru yang belum aktif berkegiatan di kampus tersebut terdeteksi lebih dini, setelah Itera memberlakukan protokol kesehatan dengan melakukan rapid test terhadap para calon dosen baru sebelum memasuki kampus.

Dari seluruh calon dosen yang dilakukan rapid test pada 18 Agustus 2020, terdapat satu dosen baru yang berasal dari Sumatera Selatan, yang hasil rapid testnya reakif, sehingga yang bersangkutan diminta untuk melakukan isolasi mandiri dan menjalani tes swab.

Dari hasil test swab dosen baru tersebut menunjukan hasil positif Covid-19, sebagai orang tanpa gejala (OTG), dan menjalani isolasi di RS Bandar Negara Husada, Lampung Selatan.

Badan Pembina Adaptasi Kehidupan Baru (BPAKB) Itera senantiasa memantau perkembangan dosen baru tersebut, dan tetap berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan dan Provinsi Lampung.

Itera juga memastikan bahwa dosen baru yang positif terpapar Covid-19 tersebut belum beraktivitas di dalam lingkungan kampus.

Meski demikian, Itera tetap melakukan tracking dan hanya mendapatkan satu pegawai yang pernah bertemu dengan dosen baru tersebut.

Pihak kampus telah meminta pegawai yang berinteraksi tersebut langsung melakukan karantina mandiri, dan akan segera melakukan rapid test kepada yang bersangkutan.

Tidak hanya dosen, pihak kampus juga menyampaikan adanya satu calon mahasiswa baru Itera yang positif terpapar Covid-19.

Hal tersebut diketahui setelah Itera secara ketat memberlakukan protokol pencegahan Covid-19 dengan memberlakukan wajib rapid test kepada seluruh calon mahasiswa baru sebelum memasuki lingkungan kampus untuk melakukan verifikasi berkas setelah diterima sebagai calon mahasiswa baru.

Diketahui dari hasil rapid test calon mahasiswa baru yang dilakukan secara mandiri di luar kampus, terdapat tiga calon mahasiswa baru dari luar Provinsi Lampung yang melaporkan hasil rapid testnya reaktif kepada panitia penerimaan mahasiswa baru.

Sesuai SOP, tiga calon mahasiswa tersebut diminta untuk isolasi mandiri, dan melakukan tes swab dengan tetap dipantau oleh tim BPAKB Itera.

Dari hasil tes swab ke tiga calon mahasiswa baru tersebut, diketahui terdapat satu calon mahasiswa baru Itera yang positif terpapar Covid-19, sebagai orang tanpa gejala, sementara dua calon mahasiswa baru dinyatakan negatif.

Selanjutnya, dengan berkoordinasi bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Lampung Selatan, calon mahasiswa baru yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut segera ditangani sesuai protokol, dan menjalani isolasi di RS Airan Lampung Selatan.

Lewat siaran persnya, Kamis (27/8), pihak kampus menyampaikan, saat ini, kegiatan kampus tidak terganggu dan seluruh mahasiswa aktif Itera masih dalam masa libur semester, dan akan menjalankan perkuliahan secara daring di awal September mendatang.

Selanjutnya, BPAKB Itera akan memantau perkembangan dosen baru dan calon mahasiswa baru dan mendukung mereka hingga sehat dan terbebas Covid-19.

Itera juga akan terus berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandarlampung, baik dalam penanganan sivitas akademika Itera yang positif terpapar Covid-19 ataupun dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here