Dorong Perkembangan Industri, Pemprov Lampung Sepakat Bangun Dry Port Way Kanan

Redaksi

Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung bersama PT Pelindo, PT KAI, Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) sepakat mewujudkan pembangunan Dry Port Way Kanan.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani bersama usai pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) terkait pembangunan Dry Port Way Kanan di Hotel Novotel Bandarlampung, Selasa (16/10).

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam berita acara tersebut disebutkan pihak-pihak terkait sepakat mendukung percepatan pembangunan Dry Port Way Kanan yang terkoneksi dan terintegrasi dengan Pelabuhan Panjang.

Kesepakatan ini akan dilanjutkan dengan pembentukan kelembagaan untuk mempercepat pembangunan dengan Tim Sekretariat di Dinas Perhubungan Provinsi Lampung. Tim ini secara konsisten dan terus menerus berupaya untuk mewujudkan terealisasinya pembangunan Dry Port Way Kanan sampai selesai.

Baca Juga  Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Pembangunan dry port ini sesuai dengan konsep pembangunan insfrastruktur transportasi Provinsi Lampung yang terintegrasi dan terkoneksi. Dry Port Way Kanan dibangun dalam rangka konektivitas kererta api ke Pelabuhan Panjang. Diharapkan pembangunannya memberikan multiplier effects bagi perkembangan industri dan perekonomian Lampung.

\"\"

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Taufik Hidayat, dengan terbukanya konektivitas melalui Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) akan berdampak bagi pengembangan kawasan industri maupun kawasan pariwisata. Pembangunan sektor industri diyakini akan mampu memberikan daya ungkit terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Pengembangan dry port Way Kanan akan mendukung kemajuan kawasan industri. Khususnya kawasan industri yang terdekat yaitu kawasan industri Way Kanan. Disamping tentu saja dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mengurangi beban jalan, serta mampu mengakomodir kebutuhan angkutan barang/komoditas eksport lampung,” ujar Taufik

Baca Juga  HPN 2026, Lesty Putri Utami: Pers Harus Berani Uji Kekuasaan

Ia juga menegaskan sinergitas pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sangat diperlukan dalam rangka percepatan pembangunan Dry Port Way Kanan ini. “Melalui FGD ini diharapkan dapat menghasilkan pokok-pokok permasalahan dan upaya penyelesaiannya bagi pengembangan Dry Port di Kabupaten Way Kanan,\” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Qudrotul Ikhwan menjelaskan, dasar pelaksanaan FGD tersebut yakni adanya MOU antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan PT Pelindo dan juga ada kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan PT KAI.

Ikhwan mengatakan, tujuan diadakannya FGD, adalah meningkatkan sinergitas antara pihak-pihak yang bertanggungjawab atas pembangunan Dry Port. \”Untuk meningkatkan sinergitas antar komponen, antar instansi, antar lembaga yang ada khususnya, untuk lebih memajukan pembangunan di Provinsi Lampung yang kita cintai ini,\” ujarnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Ikhwan berharap Dry Port tersebut menjadi terobosan baru memacu pembangunan di Provinsi Lampung. \”Kita berharap semua stakeholder terkait bisa mempersiapkan diri, seperti diketahui di Kabupaten Way Kanan memiliki banyak potensi industri, salah satunya industri perhubungan, sehingga kedepannya bisa saling mendukung memaksimalkan pemanfaatan fungsi Dry Port ini,\” ujar Ikhwan.

FGD ini menghadirkan pembicara yang merupakan perwakilan dari Bupati Way Kanan, Direktur Prasarana Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Direktur Jenderal Pengembangan Wilayah Industri Kementerian Perindustrian, Direktur Komersial PT. Pelindo II dan Direktur Komersial PT. KAI. (*Aby)

Berita Terkait

DPRD Lampung Mengingatkan Pengusaha Tak Ambil Untung Berlebihan saat Ramadan
DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat
Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR
Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD
Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat
FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi
Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:48 WIB

DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:11 WIB

Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:05 WIB

Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat

Berita Terbaru

Lampung

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Minggu, 22 Feb 2026 - 22:34 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB