Distanak Pesawaran Kesulitan Sediakan Pompa Air

Redaksi

Minggu, 5 Agustus 2018 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Pesawaran, tindak lanjuti keluhan para petani Kecamatan Way Khilau yang mengharapkan bantuan akibat lahan persawahannya mengalami kekeringan, dampak dari musim kemarau yang terjadi saat ini dan mengancam terjadinya gagal panen (Puso).

\”Kita sudah turun lapangan dan telah melakukan pengecekan dan pemetaan di sejumlah titik persawahan petani yang mengalami kekeringan di kecamatan tersebut,\” ungkap Kabid Tanaman Pangan, Distanak Pesawaran, Budi Wirawan, mewakili Kepala Distanak, Anca, Jumat (3/8).

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Dikatakan Budi, dari hasil pantauan dan observasi yang telah dilakukan pihaknya serta menyikapi keinginan para petani untuk disediakan pompa air untuk menanggulangi kekeringan pada persawahan,  sepertinya sulit untuk direalisasikan. Pasalnya selain debit air yang ada di sumber itu kecil, juga jarak sumber air dengan lahan petani yang kering cukup jauh dan sulit terjangkau.

Baca Juga  Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kayaknya sulit kita memenuhi keinginan petani untuk disiapkan pompa air. Habis gimana selain sumber airnya letaknya cukup jauh dari lahan persawahan, juga debit airnya kecil dan sedikit,\” ucapnya.

Satu-satunya langkah yang akan diambil adalah membuat sumur bor di sejumlah titik pada areal lahan yang kekeringan tersebut. Hanya saja persoalannya untuk pengadaan sumur bor, tidak dapat dilakukan secara cepat, karena selain mahal juga harus melalui proses terlebih dahulu yang memerlukan waktu cukup panjang.

Baca Juga  Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025

\”Tidak ada cara lain kalau mau dapat bantuan sumur bor, kalau tidak biaya dari anggaran daerah, paling mengharap bantuan dari pusat. Itupun harus diusulkan terlebih dulu dan pastinya makan waktu lama dalam proses dan tahapannya, tidakbisa cepat seperti yang kita inginkan,\” tegasnya.(Soheh)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB