Diskusi Walhi: Strategi Calon Kada Tangani Kerusakan Lingkungan Tidak Efektif

Redaksi

Kamis, 5 November 2020 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketiga peserta Pilwakot Bandarlampung 2020 menandatangani komitmen bersama melestarikan lingkungan hidup di Kafe Wood Stair, Kamis (5/11). Foto: Netizenku.com

Ketiga peserta Pilwakot Bandarlampung 2020 menandatangani komitmen bersama melestarikan lingkungan hidup di Kafe Wood Stair, Kamis (5/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Lampung menilai strategi ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung menangani permasalahan lingkungan di Kota Tapi Berseri tidak efektif.

\”Ada komitmen dari masing-masing calon, namun terkait strategi dan tata cara yang disampaikan belum terlalu efektif dan tidak akan menyelesaikan persoalan lingkungan hidup secara komprehensif\” kata Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Irfan Trimusri, Kamis (5/11).

Walhi Lampung mengundang pasangan calon peserta Pilwakot Bandarlampung dalam sebuah diskusi publik dengan tema \’Masa Depan Lingkungan Hidup Kota Bandarlampung yang Berkelanjutan\’.

\”Hari ini Bandarlampung sudah darurat ekologis, mulai dari persoalan bukit, ruang terbuka hijau, sampah, pesisir, sampai dengan persoalan sanitasi, dan bencana ekologis,\” ujar Irfan.

Dia berharap pemimpin yang terpilih dapat mengoptimalkan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan sumber daya yang ada di pemerintahan kota untuk mengentaskan persoalan yang ada.

Baca Juga  Tingkat Partisipan Pilwakot Bandarlampung 69% dengan Suara Sah 435.270

\”Pemimpin lima tahun ke depan haruslah pemimpin yang memprioritaskan pembangunan berkelanjutan dan mengedepankan aspek lingkungan hidup,\” katanya.

Penyelesaian kerusakan lingkungan hidup tergantung pada political will atau kebijakan politis kepala daerah yang tercermin dalam program kerja.

\”Apalagi tantangannya saat ini dikaitkan dengan kondisi pandemik, jangankan tersedianya tempat pembuangan sampah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dari aktifitas isolasi mandiri atau terkait dengan Covid-19, dalam rangka pengelolaan sampah rumah tangga pun, saat ini, problemnya masih sangat besar,\” ujar dia.

Hal ini semakin diperparah dengan hadirnya Omnibus Law UU Cipta Kerja.

\”Maka akan banyak kewenangan daerah yang ditarik ke pusat. Ini tantangan bagi kepala daerah untuk memastikan keberlanjutan lingkungan hidup di Bandarlampung,\” lanjut Irfan.

Baca Juga  Selamat! Eva-Deddy Calon Kada Bandarlampung Terpilih

Dia meminta kepada para calon ketika terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung, segera menginventarisir semua persoalan serta mendiskusikan rencana aksi dalam rangka penyelesaiannya.

\”Secara real dalam 100 hari itu tidak mungkin bisa, tapi setidaknya sudah bisa diinventarisir dan menjadi bahan tindak lanjut dengan secepat mungkin,\” pungkas Irfan.

Diskusi publik dihadiri kedua Calon Wali Kota Bandarlampung, Rycko Menoza dan Yusuf Kohar, serta Calon Wakil Wali Kota Deddy Amarullah, dan diikuti kalangan akademisi dari Institut Teknologi Sumatera dan Universitas Lampung serta sejumlah elemen penggiat cinta lingkungan seperti Friends of The Earth, Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS), Mitra Bentala, Wanatala, masyarakat pesisir kota setempat.

Di akhir kegiatan, ketiga calon menandatangani komitmen bersama yang menyebutkan:

\”Kami Calon Wali Kota – Wakil Wali Kota Bandar Lampung Periode 2021 – 2025, menyadari bahwa lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan serta sumber daya alam merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia dan aset yang harus dikelola secara bijaksana untuk memastikan terjaminnya hak-hak rakyat atas lingkungan hidup dan sumber daya alam yang adil, sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga  PKS Lampung: Pencalegan dini hasilkan caleg berkualitas

Pembangunan di Kota Bandar Lampung harus menjadi sebuah pembangunan yang berkelanjutan dan mengedepankan aspek keadilan dan kelestarian lingkungan hidup.

Dengan kesadaran yang tinggi, apabila kami terpilih dan menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Periode 2021 – 2025 akan berkomitmen melakukan perencanaan dan pembangunan Kota Bandar Lampung menjadi sebuah pembangunan yang berkelanjutan dengan mengedepankan aspek kelestarian lingkungan hidup dan keadilan bagi manusia dan lingkungan hidup.\” (Josua)

Berita Terkait

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA
Ratusan Warga Antusias Ikuti Senam Sehat Iyay Mirza
BPM Bergerak Sosialisasikan RMD
Sapa RMD Bersinergi dengan Program Iyay Mirza untuk Menghidupkan UMKM dan Mengurangi Pengangguran
Bawaslu Lampung Imbau Masyarakat Tetap Rukun Meski Berbeda Pilihan 
Deklarasi Pekon Pengawasan Partisipatif, Upaya Bawaslu Tingkatkan Partisipatif Masyarakat 
Bawaslu Lampung Deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif di Lamtim 
Walikota Minta ASN dan Warga Waspada Politik Uang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:02 WIB

Pemprov Bakal Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan ke 79 di Kota Baru

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:43 WIB

Pj Gubernur Lampung: ASN Harus Memiliki Kemauan Untuk Maju

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:30 WIB

Pj Gubernur Lampung Dorong Pengembangan Subsektor Peternakan

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:40 WIB

Pj Gubernur Lampung Kukuhkan Mighrul Lappung Bersatu

Selasa, 16 Juli 2024 - 16:27 WIB

Pj Gubernur Lampung Dorong Komitmen Serius dalam Pengelolaan PKB dan BBNKB

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:16 WIB

Hingga Saat Ini Tidak Ditemukan Kecurangan PPDB di Lampung

Senin, 15 Juli 2024 - 15:43 WIB

Ombudsman Lampung Atensi Tidak Terjadi Perundungan Selama MPLS

Senin, 15 Juli 2024 - 15:39 WIB

Pj Gubernur Lampung Tinjau OJK dan Bank Lampung

Berita Terbaru

Pj Bupati Tubaba M Firsada, memberi arahan kepada para ASN di lingkup Pemkab setempat pada apel bulanan, Rabu (17/7/2024). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Sepekan, Tubaba Raih Berbagai Prestasi Tingkat Nasional

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:39 WIB

Lampung Tengah

Tim Divkum Polri Pantau Implementasi HAM di Polres Lampung Tengah

Rabu, 17 Jul 2024 - 18:20 WIB