Menindaklanjuti arahan Gubernur Lampung pada Selasa (15/7/2025), serta dalam rangka mendukung transparansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Pakaian Seragam Peserta Didik jenjang SMA/SMK/SLB dengan Nomor: 800/1804/V.01/DP.2/2025.
Bandarlampung (Netizenku.com): SE ini juga merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam edaran tersebut, Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan wali murid memiliki kebebasan penuh dalam menentukan tempat pembelian seragam sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami memberikan kebebasan kepada siswa atau wali murid untuk membeli pakaian seragam di mana pun, baik di koperasi sekolah, pasar, atau menjahit sendiri, asalkan sesuai dengan ketentuan warna dan model yang telah ditetapkan,” kata Thomas, Jumat (18/7/2025).
Ia menyebut, kebijakan ini diambil guna mencegah adanya keluhan dari wali murid terkait dugaan penunjukan tempat pembelian seragam yang dianggap memberatkan.
Disdikbud juga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan keadilan dalam dunia pendidikan di Lampung.
“Kami berharap dengan kebijakan ini, tidak ada lagi rasa curiga atau kekecewaan dari wali murid terhadap pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan. Kepercayaan publik adalah pondasi penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berintegritas,” ujarnya.
Selain itu, Disdikbud mengimbau kepada kepala sekolah dan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pendidikan untuk mematuhi ketentuan dalam surat edaran tersebut. Sekolah dilarang menjual seragam secara langsung, kecuali dalam kondisi tertentu yang telah mendapat persetujuan resmi dan dilakukan secara transparan.
Melalui edaran ini, diharapkan proses awal tahun ajaran baru dapat berjalan lebih lancar tanpa polemik terkait pengadaan seragam sekolah.
Isi Pokok Surat Edaran Nomor: 800/1804/V.01/DP.2/2025
- Pengenaan pakaian seragam sekolah bertujuan menanamkan jiwa nasionalisme, kedisiplinan, serta meningkatkan citra satuan pendidikan di jenjang pendidikan dasar dan menengah.
- Pengaturan pakaian seragam sekolah bertujuan untuk: Menumbuhkan nasionalisme, kebersamaan, dan memperkuat persaudaraan di antara peserta didik; Menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan; Meningkatkan kesetaraan tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi orang tua atau wali peserta didik; Meningkatkan disiplin dan tanggung jawab peserta didik.
- Tujuan pengaturan tersebut menjadi dasar bagi sekolah dalam menyusun peraturan tentang seragam.
- Satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/SLB se-Provinsi Lampung agar berpedoman pada Permendikbudristek RI sebagaimana disebutkan.
- Pengadaan seragam menjadi tanggung jawab orang tua atau wali peserta didik.
- Orang tua atau wali peserta didik bebas menentukan tempat pembelian seragam, baik di toko, koperasi sekolah, maupun tempat lainnya.
Surat edaran ini dimaksudkan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. (Rls)








