Disdikbud Bandarlampung Tunggu Juknis Kuota Belajar Maret-Mei 2021

Redaksi

Senin, 1 Maret 2021 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Kelembagaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Mulyadi. Foto: Netizenku.com

Kasi Kelembagaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Mulyadi. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali membuka Program Kuota Belajar 2021 bagi seluruh jenjang pendidikan. Subsidi kuota yang akan diberikan untuk bulan Maret-Mei 2021.

Saat ini penyaluran kuota belajar 2021 masih dalam proses dan verifikasi.

Kasi Kelembagaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung, Mulyadi, mengatakan jumlah siswa penerima subsidi kuota belajar tahun ini mengalami perubahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Untuk data penerima mungkin ada yang berubah disesuaikan, karena ada yang pindah anaknya. Di 2021 ini mungkin ada yang pindah perlu ada sinkronisasi,\” kata Mulyadi di Bandarlampung, Senin (1/3).

Subsidi kuota diberikan langsung ke nomor telepon orang tua siswa aktif yang terdata di dalam Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik).

\”Untuk besaran kuota, kita tunggu dulu untuk hari ini, kami sendiri belum ada surat. Ada juknis biasanya dikirim,\” ujar dia.

Mulyadi mengaku bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait data penerima dan besaran subsidi kuota belajar karena masih dalam proses sosialisasi dari pihak Kemendikbud.

\”Rencana siang ini mau ada sosialisasi dari Kementerian secara virtual se-indonesia, kita belum tahu bagaimana mekanismenya. Kalau belum berubah ya seperti dulu,\” pungkas dia.

Jika mengikuti proses pemberian kuota belajar Kemendikbud tahun lalu, maka penerima akan mendapatkan data internet yang terbagi menjadi dua kuota, yakni kuota umum dan kuota belajar.

Dikutip dari laman resmi kuotabelajar-kemdikbud.go.id, siswa pendidikan dasar dan menengah mendapatkan data internet 35 GB. Terdiri dari 5 GB kuota umum dan 30 GB kuota belajar perbulan.

Sementara siswa PAUD mendapatkan data internet 20 GB. Terdiri dari 5 GB kuota umum dan 15 GB kuota belajar perbulan. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB