oleh

Dinas PP-PA Lamteng Puji Layanan Layak Anak-Perempuan Lapas Gunung Sugih

Lampung Tengah (Netizenku.com) : Dinas PP dan PA Lampung Tengah (Lamteng) memuji Layanan Layak Anak dan Perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sugih.

Lapas sebagai pendukung kabupaten layak anak dan perempuan  sudah terpatri di hati masyarakat, terutama pengunjung yang datang ke Lapas Gunung Sugih.

Kepala bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lampung Tengah, Ria Susiati, melakukan pemantauan dan evaluasi dengan melihat perkembangan kemajuan pelaksanaan pembangunan Lapas Gunung Sugih yang responsif gender.

Baca Juga  Warga dan Pelajar Keluhkan Jembatan Kampung Putralempuyang Ditutup

Lapas Gunung Sugih telah mengupayakan pembangunan responsif gender, dengan melihat beberapa layanan pemenuhan hak perempuan dan anak yang telah dibangun.

“Kami selalu mengupayakan pembangunan yang responsif terhadap gender, seperti pembangunan blok wanita dan memperkerjakan wanita dalam kerajinan tapis, ruang laktasi dan play land untuk pemenuhan hak dan perlindungan perempuan dan anak,” ujar Kalapas Gunung Sugih, Syarpani.

Baca Juga  KPKNL Metro Kunjungi Lapas Gunung Sugih Lampung Tengah

Sementara Ria Susiati sangat apresiasi dengan melakukan kunjungan di beberapa ruang layanan seperti ruang laktasi,  play land, blok wanita, Salon Betik dan kegiatan kerajianan tapis oleh WBP wanita di dalam Lapas Gunung Sugih.

“Dengan kunjungan ini saya puas atas upaya Lapas Gunung Sugih yang telah mendukung pelaksanaaan pembangunan responsif gender, dalam program nasional Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, karena banyak layanan yang berpihak dan layak bagi perempuan dan anak,” urainya.

Baca Juga  Bawaslu Cek Logistik 2019

Ria akan melaporkan ke bupati dan berjanji memberikan bantuan di salah satu ruang layanan.

\”Kami akan bantu dengan masih kurangnya sarana di Ruang Laktasi seperti lemari pendingin,\” jelasnya.

Pembangunan yang responsif gender di segala bidang pembangunan, sejalan dengan peraturan presiden tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasionan (RJPMN) yang meliputi indikator pelaksanaan pengarusutamaan gender, pemberdayaan dan perlindungan perempuan, serta pemenuhan hak dan perlindungan anak. (sansurya)

Komentar