Didemo Soal Kebijakan Perkuliahan, Rektor UBL \’Melunak\’

Redaksi

Rabu, 3 Oktober 2018 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Setelah didemo ratusan mahasiswa terkait kebijakan yang tak membolehkan mahasiswa mengikuti perkuliahan sebelum membayar uang kuliah, akhirnya Rektor Universitas Bandarlampung (UBL) mengabulkan tuntutan para demonstran.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa UBL mendatangi Gedung Rektorat untuk menyampaikan aspirasinya pada Rabu (3/10).

Korlap aksi, Dimas Pamungkas mengaku bahwa sebelumnya pihaknya sudah melakukan itikad baik dengan mengajukan permohonan audiensi dengan pihak rektorat sebanyak tiga kali. Akan tetapi, pihak rektorat acuh dan abai takait permasalahan yang menimpa mahasiswa melalui kebijakannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas dasar itu, Keluarga Besar Mahasiswa UBL melakukan aksi massa sebagai bentuk kebebasan berpendapat, berserikat, serta berkumpul untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak rektorat.

Menanggapi aksi unjuk rasa yang dilangsungkan mahasiswanya, Rektor UBL, Yusuf S Barusman segera turun tangan menemui massa untuk menerima aspirasi yang disampaikan.

Hasil dari mediasi tersebut, disepakati bahwa Rektor UBL memenuhi sejumlah tuntutan mahasiswa dengan penandatanganan perjanjian hitam di atas putih. Ditandatangani oleh Rektor Yusuf S Barusman dan Korlap Aksi Dimas Pamungkas.

\”Mereka ini kan anak kita juga, selama ini komunikasi kita baik, cuma ada salah pengertian saja. Tuntutan mereka juga sudah kita kabulkan,\” ujar Yusuf.

Yusuf menjelaskan, salah satu tuntutan yang dikabulkan adalah mahasiswa yang lewat tanggal pengisian KRS untuk diperkenankan mengisi kembali.

\”Kita tidak mengada-ada karena kalender akademik sudah dimulai sejak 1 September. Mahasiswa diberikan waktu dua bulan utuk mengisi KRS. Namun ada sebagian kecil mahasiswa yang lalai mengisi, padahal layanan mengisi KRS sudah online, dimanapun bisa, termasuk pembayaran SPP juga sudah online,\” tututrnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa atas kesepakatan dengan mahasiswa, pihaknya sempat memberikan perpanjangan pengisian KRS sampai  22 September lalu. Namun ternyata, masih ada yang belum mengisi juga.

\”Karena keprihatinan kita, kita beri lagi kesempatan mahasiswa untuk menyelesaikan administrasi akademik sampai tanggal 6 Oktober. Karena ini penting, kita melaporkan ke Dikti. Selama ini kita jaga reputasi yang sudah kita bangun. Kita tidak mau dicap oleh Dikti sebagai kampus yg tidak taat azas, karena dampaknya nanti akan ke mahasiswa juga,\” katanya.

Terkait tuntutan lain seperti Sekretariat Ormawa, ia mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pembenahan lantaran ormawa terus berkembang.

\”Mengenai lahan parkir, sudah disepakati juga dengan mahasiswa bahwa semakin banyak mahasiswa yang membawa kendaraan roda empat. Dan itu mohon maaf tidak bisa kita akomodir karena itu termasuk barang mewah. Yang bisa kita akomodir kendaraan sepeda motor. Dan kita juga mengajak mahasiswa yang tinggal dekat kampus untuk jalan kaki atau naik kendaraan umum, agar lebih efisien,\” pungkasnya.

Sementara itu, Korlap Aksi Dimas Pamungkas mengungkapkan, pihaknya akan terus mengawasi setiap tuntutan yang telah dikabulkan rektor. \”Akan kita awasi janji-janji rektor, karena sudah ditandatangani hitam di atas putih,\” katanya.(Agis)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB