Destinasi Wisata Pulau Mahitam Pesawaran Kembali Dibuka

Redaksi

Minggu, 30 Mei 2021 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan mulai ramai mengunjungi Pulau Mahitam di Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (29/5).Foto: Netizenku.com

Wisatawan mulai ramai mengunjungi Pulau Mahitam di Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (29/5).Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pesawaran, Pulau Mahitam, kembali dibuka setelah ditutup selama hampir 5 bulan sejak Januari 2021.

Dari hasil pantauan di lokasi, Sabtu (29/5), Pulau Mahitam yang masuk dalam peta Kawasan Strategis Nasional mulai ramai dengan pengunjung dari luar Pesawaran seperti Bandarlampung dan Pringsewu.

Aktifitas pariwisata yang memanfaatkan lahan seluas 3 hektare dari total luas pulau 18 hektare, mulai menggeliat dengan beroperasinya kapal nelayan yang mengangkut penumpang.

Warung dan beberapa fasilitas di Pulau Mahitam juga mulai dimanfaatkan wisatawan seperti banana boat.

Destinasi Wisata Pulau Mahitam Pesawaran Kembali Dibuka

Pengelola Pulau Mahitam, Doddie Irawan, ketika ditemui mengatakan penutupan Pulau Mahitam selama kurang lebih 5 bulan membuat warga dan wisatawan yang datang bertanya-tanya.

Baca Juga  9 Flyover Akan Dilukis pada Puncak HUT Kota Bandarlampung

“Kita opening ini tanpa tendensi apa-apa hanya menunjukkan kepada masyarakat bahwa destinasi wisata Pulau Mahitam sudah dibuka,” kata Doddie.

Dia menjelaskan Pulau Mahitam yang berlokasi di Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, mengusung konsep wisata bagi kelas menengah ke bawah sehingga terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Konsep kita ekonomi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat dengan menghimpun pedagang warung, warga nelayan. Sebagian besar masyarakat sini yang bermata pencaharian sebagai nelayan menyediakan perahu angkutan,” ujar dia.

Doddie mengatakan pihaknya sudah mendapatkan persetujuan warga sekitar dan telah mengantongi izin lingkungan, mulai dari tingkat desa sampai kementerian.

“Kalau untuk izin lingkungan pada prinsipnya dari tingkat RT di desa sampai kementerian, insyaallah, kita bisa tunjukin semua,” kata dia.

Baca Juga  Razia Ramadhan Pol PP Terkendala Surat Perintah

Doddie kemudian menunjukkan surat-surat izin yang dimiliki di antaranya Surat Izin Lingkungan, Surat Keterangan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Surat Izin Usaha (Tanda Daftar Usaha Pariwisata), dan yang terbaru dari Kementerian Pertahanan RI.

Surat Kementerian Pertahanan RI Nomor: B/983/V/2021 tertanggal 19 Mei 2021 tentang Izin Sementara ditujukan kepada Bupati Pesawaran.

Poin kedua dalam surat tersebut mengatakan sambil menunggu keputusan Menteri Pertahanan sebagai implementasi Peraturan Pemerintah tentang Penetapan Kawasan Strategis Nasional (KSN) perlu adanya Surat Izin Sementara kepada Pemda Kabupaten Pesawaran dalam pemanfaatan Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Pulau Mahitam sebagai daerah Destinasi Pariwisata.

Baca Juga  Walikota Balam Resmikan Rumah Restorative Justice

Doddie menjelaskan dalam menjalankan aktifitas dimaksud, Pemkab Pesawaran dan pihaknya selaku pengelola, diminta bersedia menghentikan sementara kegiatan pemanfaatan Kawasan Strategis Nasional apabila di daerah tersebut dilaksanakan kegiatan Latihan Militer dan tidak mendirikan bangunan penunjang secara permanen.

“Itu sebabnya bangunan di Pulau Mahitam semua terbuat dari bahan kayu termasuk resort yang dalam tahap pembangunan,” ujar dia.

Setelah diizinkan beroperasi kembali, lanjut Doddie, Pemkab Pesawaran berencana memasang 3 unit mesin tapping box di Pulau Mahitam untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten setempat.

“Bagi pengunjung yang datang ke Pulau Mahitam jangan lupa untuk menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 karena saat ini masih dalam situasi pandemi,” pungkas dia. (Josua)

Berita Terkait

Pihak BRI Diduga Kuat Terlibat Kasus “Kredit Fiktif Gunung Sari”
Walikota Bandarlampung Raih Penghargaan dari Kemenkop UKM
Aprohan Saputra Jabat Plt Ketua IWO Lampung
Pemkot Catat 14.431 NIB terbit
400 Ruas Jalan Lingkungan Diperbaiki, Pemkot Respon Cepat Keluhan
126 Kelurahan Ikuti Lomba Masakan Tradisional Lampung
Yuk Nonton Reloud Yovie &Nuno dan Maliq & D’Essentials Bakal Nyaman dan Elegan
Baru Rp 327 M, Pemkot Optimis Realisasi Investasi Capai Target

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 15:39 WIB

Pj Gubernur Lampung Tinjau OJK dan Bank Lampung

Senin, 15 Juli 2024 - 13:35 WIB

Lestarikan Bahasa Lampung, Kober Nilai Butuh Kebijakan dan Peranan Pemda

Senin, 15 Juli 2024 - 12:14 WIB

Bahasa Lampung Terancam Punah, Kober Gelar Festival Seni Bahasa Lampung

Minggu, 14 Juli 2024 - 17:06 WIB

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:34 WIB

Grafik Pemuda Jadi Petani Rendah, Lampung Gaungkan Tagline Jadi Petani Itu Keren

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:17 WIB

Jokowi Titip Pesan Stabilkan Inflasi di Lampung

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:09 WIB

Dapid: Mengapa PLN Lampung Tidak Memfungsikan PLTU?

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:50 WIB

Lampung Pemain Penting dalam Perdagangan Rempah Nusantara

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Raih Dua Penghargaan dalam GTTGN XXV Tahun 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 21:04 WIB

Pringsewu

Pj Gubernur Lampung Buka MPLS Tingkat SMA dan SMK di Pringsewu

Senin, 15 Jul 2024 - 19:55 WIB

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) M Firsada, menerima penghargaan Satya Lencana Bhakti Inovasi Desa.

Addvertorial

Pj Bupati Tubaba Raih Penghargaan Satya Lencana Bhakti Inovasi Desa

Senin, 15 Jul 2024 - 19:18 WIB

Sekretaris Kabupaten Pesawaran Wildan, menyampaikan pokok-pokok perubahan APBD Tahun 2024 pada rapat paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 di ruang rapat DPRD Kabupaten Pesawaran, Senin (15/7/2024). (Soheh/NK)

Pesawaran

Bupati Pesawaran Sampaikan Pokok-pokok Perubahan APBD 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 17:08 WIB