Dari Lampung ke Malang, Holaspica Rilis Mini Album \”Naik ke Laut\”

Redaksi

Sabtu, 4 Agustus 2018 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Virdyas Eka Diputri.

Virdyas Eka Diputri.

Bandarlampung (Netizenku.com): Perahu pun sampai pada titik dimana ikan pun ikut menanti kedatangan nelayan…

Begitu pun Holaspica, singer-songwriter berasal dari Lampung, yang akhirnya merilis EP berjudul \”Naik ke Laut\”, dengan 5 track list dan cerita berkesinambungan seorang nelayan yang melakukan perjalanan pulang dan pergi.

Album ini akan dirilis besok, Minggu (5/8) di Kota Malang, baik secara digital (platform spotify etc) dan fisik, yang akan didistribusikan di beberapa kota nantinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Holaspica merupakan solo project dari Virdyas Eka Diputri, yang akrab dipanggil \”Hola\”. Musiknya bernapaskan prosa melankolis, dengan nuansa laut di malam hari. Sebelumnya, solois yang berasal dari Lampung ini telah merilis secara digital, single pertamanya yang berjudul Naik ke Laut dan single kedua berjudul The Dying Sky, melalui pemutaran serentak di 45 radio di Indonesia.

Baca Juga  Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Album ini, diisi single-single yang telah dirilis, ditambah 3 track yang juga secara garis besar sudah terdengar familiar bagi para pendengar hola atau penyuka ikan. Mini album ini berisikan 3 cerita kelanjutan setelah single The Dying Sky, yakni cerita bagaimana nelayan menghadapi dirinya sendiri ketika sudah berada di tengah dan berhadapan dengan ikan atau sesuatu yang ditemukannya. Cerita itu diwakili oleh lagu berjudul Eleonora.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

\"\"

Di mini album ini pun, dilanjutkan dengan track ke 4 yakni berjudul The Rain Is Coming, mewakilkan kisah bagaimana nelayan tadi yang berada di tengah, tertimpa suatu perubahan yang mendesak diri untuk memaknakan kembali semua yang terjadi di hidupnya, termasuk dirinya sendiri.

Terakhir, ada di posisi penutup, lagu yang berjudul Waktunya Pulang, menceritakan keinginan nelayan untuk menyelesaikan perjalanannya, entah itu berarti harus menyempatkan pulang dahulu, dan berdoa esok masih bisa diberikan kesempatan untuk Naik ke laut.
Musisi yang menjadi line-up di Folk Music Festival (2018), Soundsations (2018), Urban Gigs (2017), Artjog9 (2016), Asean Literary Festival (2015), dan lewat single pertamanya yakni Naik ke Laut, berhasil menjadi salah satu Breaking Indonesian Artist di sebuah playlist di Apple Music Singapura (2017), sekali lagi, mendedikasikan lagu-lagunya kepada mereka yang sadar akan \”suara\” nya, imajinasinya, mimpinya, dan gagasannya, untuk diwujudkan lalu dibagikan.(Agis/Rls)

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Track list
1. Naik ke laut
2. The dying sky
3. Eleonora
4. 4. The rain is coming
5. Waktunya pulang

Berita Terkait

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung
Pemprov Lampung Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Triga Lampung Tagih Tanggung Jawab Menteri ATR/BPN soal HGU SGC

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB