BUMN Didorong Selesaikan Daerah Kumuh di Bandarlampung

Redaksi

Rabu, 6 November 2019 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Potret perkampungan di Bumi Waras.

Foto: Potret perkampungan di Bumi Waras.

Bndarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung mendorong BUMN dan perusahaan swasta untuk bersama-sama mengetaskan permasalahan daerah kumuh yang ada di kota itu.

\”Seperti keinginan Wali Kota Bandarlampung Herman HN, penanganan Program Kotaku Tanpa Kumuh ini harus terus berkelanjutan, dan melibatkan berbagai stakeholder,\” kata Asisten II Kota Bandarlampung, Pola Pardede, Rabu (11/6).

Menurutnya “Program Kotaku Tanpa Kumuh” tidak bisa ditinggal begitu saja sebab bila tidak ada tindak lanjut di kemudian hari akan timbul masalah-masalah ataupun daerah kumuh baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun mengatakan, agar dapat menciptakan kota tanpa kumuh Pemkot Bandarlampung tidak bisa berjalan sendirian maka dari itu dibutuhkan partisipasi dari pihak lain sebagaimana petunjuk dari kementerian melalui Ditjen Cipta Karya.

\”Ya yang namanya kolaborasi tidak hanya pemerintah pusat dan tidak pusat yang bergerak tapi juga ada swasta dan masyarakat yang ikut andil dalam penyelesaian kota tanpa kumuh ini,\” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Bandarlampung, Khaidarmansyah, mengatakan pemerintah sebagai nahkoda menginginkan semua elemen bisa ikut menuntaskan masalah yang ada di kota berjuluk Tapis Berseri.

\”Jadi yang kita utamakan di sini adalah BUMN karena ada UU tentang Persero terbatas yang mana laba dari BUMN itu wajib disalurkan dalam bentuk CSR itu yang mau kita kejar,\” kata dia.

Dikatakannya bahwa pemkot ingin perusahaan-perusahaan tersebut ikut memikirkan penangan terkait masalah daerah kumuh, terutama di sekitar lokasi perusahaan mereka berdiri.

Ia mengharapkan, dengan adanya kolaborasi dengan pihak BUMN dan swasta akan ditemukannya sebuah formula dalam menyelesaikan permasalahan daerah kumuh ini.

\”Kalau pemerintah asik dengan dirinya sendiri sementara yang lain hanya menjadi penonton takutnya kita tidak bisa mencapai target kota tanpa kumuh,\” kata dia.

Artinya dalam hal ini perusahan juga harus turut memikirkan penanganan masalah daerah kumuh, terutama di lokasi sekitar perusahaan.

“Contohnya Nestle di panjang mungkin perusahan itu bisa mengatasi maslah untuk kawangan panjang. Kemudian pelindo juga perushaan. Kemudian bank bank negara himbara itu juga harus bantu kita,” tuturnya. (Adi)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:57 WIB

Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah Pringsewu Berbagi Takjil, Tanamkan Kepedulian Sejak Dini

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB

Lampung Selatan

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:24 WIB