Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung menanggapi kondisi Jembatan Budi Utomo di wilayah Metro yang mengalami longsor ringan, meski belum sebulan rampung. Longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut.
Lampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa longsor terjadi karena air hujan masuk ke dalam struktur batu penahan tanah di sekitar jembatan, sehingga menyebabkan pergeseran tanah.
“Air masuk ke batu penahan tanah, akibatnya bergeser. Sekarang sedang kita perbaiki supaya air tidak masuk lagi dan tanah tidak bergeser,” ujar Taufiqullah saat di wawancarai, Senin(5/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa perbaikan jembatan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor dan saat ini sudah dalam proses penanganan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Lampung bersama pelaksana pekerjaan.
Menurutnya, penanganan difokuskan pada penguatan struktur penahan tanah serta perbaikan sistem drainase agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di tengah tingginya intensitas hujan.
“Alhamdulillah sedang diperbaiki dan kemarin sudah kita buka kembali, sudah bisa dipakai,” pungkasnya.
Saat ini, jembatan Budi Utomo Metro telah kembali dibuka dan dapat dilalui masyarakat dengan aman, sembari proses penyempurnaan perbaikan terus dilakukan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Lampung.
Sebelumnya, sempat beredar video di media sosial yang memperlihatkan longsor di sisi kiri jembatan akibat hujan deras. (*)








