Besok, SD-SMP Lambar Mulai Belajar Tatap Muka

Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Kerinduan anak-anak SMP dan SD Lampung Barat terhadap dewan guru, teman, dan lingkungan sekolah, besok akan terobati. Pasalnya sesuai dengan hasil rapat Bupati, Parosil Mabsus, sebagai ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, mulai Senin (24/8) akan dimulai belajar tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat, Bulki Basri, menjelaskan beberapa waktu yang lalu hasil rapat bupati dan Forkopimda bahwa Lampung Barat sudah dapat menjalankan proses belajar mengajar tatap muka, karena saat ini masuk zona kuning, yang merujuk pada kesepakatan empat menteri.

\”Kami Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menindaklanjuti apa yang menjadi petunjuk dan arahan pak bupati dan Forkopimda, terkait pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka. Maka kami langsung melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua SD dan SMP yang ada di Lampung Barat,\” kata Bulki, Minggu (23/8).

Baca Juga  Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait ditetapkan tanggal 24 Agustus sebagai hari pertama belajar tatap muka kata Bulki, terlebih dahulu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melihat secara langsung seluruh sekolah akan kesiapan menjalankan protokol Kesehatan, setelah itu dilaporkan dengan gugus tugas.

\”Seluruh sekolah sudah setuju dan siap menjalankan belajar mengajar tatap muka, dengan menjalankan protokol kesehatan. Nah, kesiapan tersebut sudah kami laporkan dengan gugus tugas, maka tanggal 24 Agustus tersebut merupakan kesepakatan bersama,\” jelasnya.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Seperti apa jam belajar di masa pandemi Covid-19, kata Bulki, tentu berbeda dengan kondisi normal. Seperti berkurangnya jam belajar dalam kelas, jumlah siswa dalam satu kelas dibatasi. Sementara, terkait pembagian waktu belajar diserahkan ke pihak sekolah untuk menentukan.

\”Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sudah menyampaikan waktu belajar SMP hanya 2,5 jam dan SD 2 jam. Sementara untuk menjalankan phisycal distancing diserahkan ke pihak sekolah untuk menentukan, apakah akan dilakukan dengan pembagian jam dalam hari yang sama, atau waktu belajar anak-anak dibagi hari, misalnya hari ini sebagian sekolah sebagian libur dan sebaliknya,\” kata dia.

Bulki, menekankan baik guru dan siswa untuk saling menjaga, artinya antara guru dan siswa tidak bersentuhan, menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun saat masuk dan pulang, serta tidak ada jam istirahat, maka setelah waktu belajar selesai, siswa harus langsung pulang. Dan sekolah harus melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

\”Ingat virus Covid-19 masih mengancam, maka kita harus saling melindungi, ikuti imbauan pemerintah, seluruh siswa yang sudah selesai belajar harus langsung pulang, dan kami dari dinas akan melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan apakah sekolah betul-betul menjalankan seluruh protokol kesehatan sebagai syarat dimulainya belajar mengajar tatap muka,\” tandas Bulki. (Iwan/len)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB