oleh

Besok, BPBD Lampung Barat Perbaiki Jembatan Putus

Bandar Negeri Suoh (Netizenku.com): Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Lampung, Jumat (31/8) menyebabkan jembatan penghubung Pekon Ringinjaya-Negeri Jaya ambruk hingga akses jalan terputus.

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut juga menyebabkan SMP Negeri 2 BNS di Pekon Bumi Hantatai BNS ikut tergenang air setinggi lutut orang dewasa, sehingga menyebabkan proses belajar mengajar terganggu.

Baca Juga  Dandim Letkol Kav Adri Nurcahyo, Undang Wartawan Silaturahmi di Kantornya

Camat BNS, Selamat Purwoko, menjelaskan pihaknya bersama aparat pekon dan anggota DPRD Lambar Sarwani, langsung datang ke lokasi banjir untuk melakukan inventarisir kerusakan yang diakibatkan banjir.

\”Kami bersama anggota DPRD Lambar dan aparat pekon langsung mendatangi lokasi banjir, yang menyebabkan jembatan putus dan merendam sekolah, guna melakukan penanganan sementara dan inventarisir akibat banjir tersebut,\” jelasnya, Sabtu (1/9/2018).

Warga bersama pihak sekolah bergotong-royong membersihkan gedung SMP 2 BNS yang terendam banjir. Sedangkan untuk penanganan sementara jembatan putus akan dilakukan besok.

Baca Juga  Diduga Sebarkan Kebencian, Polisi Amankan Pemilik Akun Facebook

\”Pihak BPBD Lambar memastikan pada Minggu (2/9) akan langsung datang ke lokasi bencana. Kami dari kecamatan, warga BNS dan anggota DPRD akan melakukan gotong-royong untuk membangun jalan alternatif, sehingga aktivitas warga akan tetap berjalan normal,\” kata Selamat.

Sementara, Peratin Pekon Ringinjaya, Amin, mengatakan jembatan putus tersebut merupakan akses utama warga termasuk anak-anak menuju sekolah, makanya harus mendapat penanganan secara cepat.

Baca Juga  Puluhan Prajurit TNI 0422 Beri Kejutan untuk Parosil

\”Jembatan ini setiap hari menjadi jalan utama, termasuk anak-anak menuju sekolah. Kami bersama pihak kecamatan, TNI, Polri dan pihak BPBD Lambar besok akan gotong royong membangun jalan dan jembatan, agar sementara minimal bisa dilalui kendaraan roda dua,\” jelasnya. (Iwan)

Komentar