Bawaslu Usut Pertemuan Zaiful Bokhari dan Kepala Desa di Balai Krakatau

Redaksi

Kamis, 26 November 2020 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dokumentasi

Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Bawaslu Provinsi Lampung melakukan penelusuran dan investigasi terhadap pertemuan Calon Petahana Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari dengan sejumlah kepala desa dan ASN di Balai Krakatau, Kamis (26/11).

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan pihaknya sudah mengutus Panwaslu Kecamatan untuk melihat kondisi pertemuan langsung, namun tidak diperbolehkan masuk.

\”Kita sudah utus Panwascam ke sana tapi tidak boleh masuk. Saya dapat kiriman foto, ada petahana Zaiful Bokhari dan Ketua DPRD Lampung Timur Ali Johan Arif,\” kata Khoir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khoir berharap para kepala desa dan ASN dapat menjaga netralitasnya, karena mereka bisa menjadi terpidana jika terbukti mengambil tindakan atau kebijakan yang bisa merugikan atau menguntungkan salah satu pasangan calon.

\”Kemudian, kita juga mendapatkan informasi pengguna Program e-Warung juga dikumpulkan oleh Zaiful Bokhari,\” ujar dia.

Bawaslu meminta Calon Bupati Lampung Timur yang berpasangan dengan Sudibyo tersebut tidak memanfaatkan program pemerintah yang digunakan untuk kepentingan pemilihan karena bisa membatalkan status pasangan calon jika terbukti.

Selain program pemerintahan, Khoir juga meminta agar dana bantuan dari pemerintah juga tidak dimanfaatkan untuk pemilihan.

\”Kita akan menelusuri dan investigasi karena Panwascam kita tadi dihalangi tidak bisa masuk,\” tegas dia.

Zaiful Bokhari-Sudibyo merupakan pasangan calon nomor urut dua yang diusung PDIP, PKS, dan Gerindra serta didukung oleh Partai Hanura dan Perindo. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Senin, 2 November 2026 - 17:54 WIB

Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:33 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Langkah Mirza Majukan Sektor Pertanian Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PORNAS KORPRI XVIII 2027, Target Pertahankan Peringkat Kedelapan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:23 WIB

PWI Lampung Tekuk PKS FC 9-4 dalam Laga Persahabatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BPN Verifikasi Ulang Lahan Way Dadi, Pemprov Lampung Siapkan Skema Penyelesaian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Jihan Nurlela Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Lewat Penguatan Ekosistem Usaha

Berita Terbaru