AMP Soroti Dugaan Pungli Miliaran di Disdikbud dan Dinkes Pesawaran

Soheh

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), Safrudin Tanjung. Foto: Soheh/NK.

Ketua Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), Safrudin Tanjung. Foto: Soheh/NK.

Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) menyoroti dugaan praktik pungutan liar (pungli) di tubuh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran yang disebut mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya.

Pesawaran (Netizenku.com): Hal tersebut diungkapkan Ketua AMP, Safrudin Tanjung, saat menggelar rapat kerja tahunan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-1 AMP di halaman Markas AMP, Dusun Suka Marga, Desa Gedongtataan, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (4/8/2025).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Setelah kita hitung berdasarkan data yang kita peroleh, Disdikbud dan Dinkes setiap tahunnya banyak terjadi pungli. Jumlahnya sangat fantastis, mencapai miliaran rupiah. Ini yang akan kami sikapi dan menjadi perhatian utama,” ungkap Tanjung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut, Tanjung menegaskan bahwa AMP akan bersikap oposisi terhadap Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Menurutnya, langkah ini diambil lantaran banyaknya kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Kami akan terus mengkritisi semua kebijakan pemerintah yang tidak memihak rakyat. Kalau tidak ada perubahan dan pungli-pungli itu tetap terjadi, kami akan menggelar agenda besar, termasuk melaporkan dan melakukan aksi besar-besaran,” tegasnya.

Di momen peringatan HUT pertama AMP itu, Tanjung juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika keberadaan dan aktivitas AMP selama ini mengganggu.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Saya mohon maaf kalau kegiatan AMP ini sempat mengganggu. Mohon dimaklumi dan dimaafkan. Kami akan terus berupaya berbagi, meskipun tak banyak. Apa yang kami lakukan hari ini semata-mata untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Mudah-mudahan keberadaan AMP bisa bermanfaat,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:43 WIB

Reses Ungkap Keluhan Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 September 2026 - 18:06 WIB

Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung

Selasa, 8 September 2026 - 13:16 WIB

Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026

Senin, 7 September 2026 - 16:02 WIB

Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 14:59 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat

Senin, 7 September 2026 - 13:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 167 | Rabu, 9 September 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 02:29 WIB

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB